6. aggrrr...

3.4K 425 31
                                        

bewokan ternyata ganteng juga 😍

Emma POV

Mataku memicing untuk memperjelas penglihatanku.

"Itu siapa?" Tanyaku pada diri sendiri.

Lampu teras rumahku tidak terlalu membantu. Besok-besok akan aku ganti lampunya dengan yang lebih terang.

Aku mengamati seorang pria bertubuh jangkung masuk ke dalam mobil pickup besar berwarna putih dengan mudahnya, mama melambaikan tangannya ke pria tersebut.

Tubuhku sudah mentok sampai bergesekan dengan kemudi mobil tetapi masih belum jelas melihat wajah dari pria bertubuh jangkung itu.

"Apa temannya Rinal ya?" Gumamku.

"Tapi kok yang nganterin malah mama" Lanjutku masih bermonolog.

Sampai akhirnya mobil pickup putih itu menghilang dari pandangan mataku, aku masih penasaran siapakah pria tersebut karena wajahnya tidak jelas terlihat.

Dengan cepat aku turun dari mobil lalu membuka pintu pagar begitu tersadar sudah lama terdiam di dalam mobil.

Mama yang hendak membuka pintu rumah terkejut melihatku.

"Tadi siapa ma?" Tanyaku penasaran.

Mama tidak lantas menjawabku, beliau terdiam beberapa saat.

"Teman mama" Jawabnya lalu membuka pintu dengan wajah terlihat santai dan tidak melihat ke arahku.

Ha? Teman mama? Gak mungkin! Kalau teman mama pasti sudah tua seperti mama, pria tadi masih terlihat muda dan aku tahu di balik kemeja yang dia kenakan pasti tubuhnya berotot, orang seumuran mama tidak mungkin bertubuh tegap seperti dia.

Muda, jangkung, berotot dan tegap, fix, gak mungkin pria itu seumuran mama.

Aku mengekori mama masuk ke dalam rumah.

"Teman mama? Kok masih muda, gak mungkin banget dia temannya mama. Apa temannya Rinal? Kok Emma gak pernah liat" Pertanyaan yang keluar dari mulutku belum semuanya terlontarkan.

Langkah mama berhenti di tengah ruang tamu.

Mama memutar tubuhnya menghadap diriku tetapi matanya menatap ke yang lain.

"Kamu gak masukin mobil?" Tanyanya dengan dagu mengarah ke luar.

Ck, pake ngalihin pembicaraan, ini kalau gue masukin mobil, yang ada mama pasti langsung masuk kamar dan pertanyaan-pertanyaan gue gak bakalan terjawab.

"Iya nanti masukin mobilnya, mama jawab pertanyaan Emma dulu" Kataku mendesaknya.

"Pertanyaan yang mana?" Tanya mama.

Pura-pura banget, keliatan dari mukanya, mama kaya lagi menyembunyikan sesuatu.

"Tadi Emma kan nanya, yang barusan pulang siapa? Gak mungkin teman mama, kok masih muda" Suaraku terdengar sangsi.

"Ya teman mama, memangnya gak boleh punya teman lebih muda dari mama?" Mama menjawab pertanyaanku dan melengos melanjutkan langkahnya.

"Teman mama? Kenal di mana?" Tanyaku menjajari langkahnya yang menuju ruang TV.

"Kamu gak percayaan banget sih jadi orang, dia teman mama, kenal dari pesbuk" Jawab mama lalu meraih handphone miliknya yang tergeletak di atas sofa.

Ya ampun emak gue!

"Hah? Dari pesbuk? Beneran? Udah berapa lama kenalnya? Mama kok berani-beranian sih ngundang orang asing ke rumah?" Tanyaku dengan pandangan menyelidik memperhatikan gerakan mama yang lalu duduk dan menyalakan TV.

abangkuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang