I'M BACK💜
Call me Caca...
YUHUU MARI ABSEN DULU DENGAN NAMA ANGGOTA INTI CALAVERAS KESUKAAN KALIAN
SUDAH?! SEKARANG SILAHKAN FOLLOW AKUN WATTPADKU YANG INI LALU BERSIAP UNTUK KOMEN DI SETIAP PARAGRAF YANG ADA. DAN JANGAN LUPA VOTENYA JUGA 🤗
SELAMAT MEMBACA PART 7 PREND
••🦋••
7. BERTINGKAH ANEH
Kelima inti Calaveras sedang asyik merumpi di tepi lapangan basket seraya menemani Reval yang sedang bermain bola basket bersama beberapa team basket lainnya. Cowok itu tampak sangat lihai dalam memainkan permainan tersebut. Setelah berhasil mendapatkan skor terbanyak, Reval langsung menghentikan permainannya dan berjalan menuju tempat kelima sahabatnya itu.
"Capek bos?" tanya Satria basa-basi. Kalau di lihat dari wajah Reval pun sudah terlihat kalau cowok itu sedang kelelahan.
"Capek, Tapi seru." balas Reval seraya terkekeh lalu duduk di samping Megan sambil mengusap-usap lehernya menggunakan handuk kecil.
"Gak ada capek buat main basket dalam kamus Reval, Sat." timpal Andi pada Satria.
Reval kembali terkekeh. Ia mengambil satu botol air mineral yang tadi di kasih oleh Aldi untuknya lalu meminumnya sampai habis.
"Keren banget tadi lo Val mainnya. Sumpah dah gue gak boong." puji Budi dengan wajah yang berbinar. Katanya sih saat Reval memasukkan bola basketnya tadi kedalam ring. Wajah Reval langsung berubah seperti Cha eunwoo. Tampan banget euy.
"Apa gue harus ikut basket dulu biar keliatan keren?!" lanjutnya berpikir.
Satria merangkul tubuh Budi secara tiba-tiba. "Walaupun lo jadi kapten basket sekalipun. Lo gak bakal bisa saingin tingkat ke kerenan si Reval Bud.., Soalnya kan lo emang mirip gembel dari sono nya." kekehnya tanpa berpikir.
"Anjwing!! Hati mungilku mudah sekali tersakiti!" Budi memegang dadanya sembari meremas bajunya dramastis. Seolah menjadi manusia yang paling tersakiti.
"Lebay lo ah!" sahut Andi geleng-geleng kepala.
Di samping Reval. Ada Megan yang sedang asyik bermain Game online bersama dengan Aldi. Kedua cowok itu memilih untuk diam saja sedari tadi sembari memainkan permainannya dengan konsentrasi.
Atensi mereka teralihkan saat kedatangan cewek cantik dengan rambut yang tercepol rapi. Satu tangan cewek itu memegang sebuah kresek hitam yang tidak mereka tau isinya apa.
"Wihhh, Mau ngapain nih dedek Nesya kesini??" tanya Satria heboh.
Nesya mengacuhkan pertanyaan Satria barusan. Cewek itu mengambil satu botol air mineral yang tadi ia beli di kantin sengaja untuk Megan.
"Megan. Nih gue beliin lo air minum." Nesya menyodorkannya ke arah Megan.
Megan mendongak, membalas tatapan Nesya. "Gak usah, gue gak haus." tolaknya mentah-mentah.
"Kalo gitu gue beliin makanan mau gak?!" tawar Nesya lagi. Megan menggelengkan kepalanya.
"Gue gak laper."
Nesya berdecak kesal. Sesusah itu kah menerima pemberiannya!?
"Ouh iya, gue lupa, Lo kan tadi udah makan sama Serena berduaan di kantin." Sindir Nesya sembari terkekeh.
Satu alis Megan terangkat lantaran bingung dengan tingkah Nesya barusan. Perasaan terakhir ia bertemu tadi Nesya belum menjadi seperti ini. Kenapa cepat sekali cewek itu berubahnya?
KAMU SEDANG MEMBACA
MEGANTARA | PERJODOHAN
Roman pour AdolescentsDijodohin sama wakil ketua geng motor?! *** [⚠️CERITA INI MENGANDUNG KATA - KATA KASAR YANG TIDAK BAIK UNTUK DITIRU DAN JUGA CERITA INI DAPAT MENYEBABKAN SERANGAN JANTUNG MENDADAK SERTA KEJANG - KEJANG DAN TERIAK-TERIAK SENDIRI KARNA BAPER⚠️] *** "...
