Haloo haloo semuanyaa👋
Hayoo banyak silent reader nii
Sebelumnya aku mau minta maaf karna sangat telat updatee, jujur akhir akhir ini aku lagi terlalu banyak masalah terutama masalah keluarga huhu..
Untuk para pembaca Megantara jangan lupa bintang sama komennya ya
biar aku semangat nulisnya
kalo liat banyak silent reader kan jadinya kurang semangat buat ngelanjutinnya😔
jadi dimohon bantuannya ya, bintang dan komen di setiap paragraf okee
follow ig @anisaxx86
••••••
45. MEMANJAKAN ISTRI
Keempat sahabat Megan yang tengah memperhatikan kebucinan Megan didalam kelas Nesya lantas berdecak kagum. Kenapa hanya empat, karna Aldi tidak sedang bersama mereka, cowok itu lebih memilih membucin bersama Serra di taman belakang sekolah, Selain Aldi, mereka semua kompak untuk membuntuti Megan yang ingin menghampiri Nesya dengan membawakan banyak jajanan serta makanan yang cewek itu inginkan.
"Sate taichannya manaa?" Decak Nesya saat mendapati dari banyaknya makanan yang Megan bawakan untuknya, ia tak dapat menemukan satu makanan yang memang sangat ia inginkan itu.
"Yang jual sate taichannya lagi pulang kampung Syaa," Megan menjawab dengan nada yang sangat lembut.
Mendengar itu Nesya kembali berdecak. Dengan cepat ia mengambil susu strawberry yang tadi Megan bawakan untuknya lalu menghabisinya dengan satu kali hisapan saja.
"Aishh shiball! tu cewek keknya mati ya kalo ga minum susu strawberry sehari aja?" Bisik Budi pelan pada Andi namun masih bisa didengar oleh yang lain.
"Lo diem deh boti!" Ucap Nesya sembari menatap Budi dengan tatapan yang seperti sedang mengibarkan bendera permusuhan.
"Enak aje lu bilang gue boti, gini gini gue kembarannya Lee min hoo!" Sahut Budi tak terima dengan ucapan Nesya.
Nesya memutar bola matanya malas, tak berniat lagi untuk menjawab ucapan Budi. Cewek itu mengambil cookies coklat lalu memakannya seraya menyandarkan kepala di dada bidang milik Megan.
Megan terkekeh, satu tangannya terangkat untuk mengelus pucuk kepala Nesya yang sangat harum. Sesekali juga Megan membersihkan remahan remahan cookies yang berjatuhan di seragam putih milik Nesya.
"Makannya pelan pelan sayangg," Ucap Megan mampu membuat keempat sahabatnya yang menyaksikan kejadian itu tersedak liurnya masing masing. Andi, cowok itu bahkan dengan dramastis pura pura terkena serangan jantung dan pingsan, diiringi dengan Budi yang seolah olah membangunkan Andi dari pingsannya dengan sangat dramastis.
Sedangkan Satria dan Reval, kedua cowok itu langsung pura pura sibuk memainkan ponselnya masing masing.
"Duh dua belas cewek gue lagi ngambek nih boss," Satria menyodorkan ponselnya pada Reval seolah dirinya tak mendengar ucapan Megan tadi.
"Liona juga lagi ngambek sama gue, katanya mau balon udara bentuk bebek." Timpal Reval ikut ikutan seolah ucapan Megan tadi tak pernah ia dengar.
Nesya dan Megan yang meliat itu hanya bisa terkekeh ringan. Nesya, cewek itu bahkan dengan manjanya meminta Megan untuk menyuapinya beberapa makanan dan minuman, Tentu dengan senang hati suaminya itu mengiyakan dan langsung menyuapinya pelan.
"Udah kenyang tuan putri?" Tanya Megan lembut dengan ulasan senyum yang sangat menghangatkan bagi Nesya.
Nesya lantas mengangguk senang seraya mengelus elus perutnya. "Aku sudah sangat kenyang pangeranku," Balasnya lalu mereka sama sama tertawa. Mengacuhkan keempat sahabat Megan yang masih menatap mereka dengan pandangan jyjyk.
KAMU SEDANG MEMBACA
MEGANTARA | PERJODOHAN
Teen FictionDijodohin sama wakil ketua geng motor?! *** [⚠️CERITA INI MENGANDUNG KATA - KATA KASAR YANG TIDAK BAIK UNTUK DITIRU DAN JUGA CERITA INI DAPAT MENYEBABKAN SERANGAN JANTUNG MENDADAK SERTA KEJANG - KEJANG DAN TERIAK-TERIAK SENDIRI KARNA BAPER⚠️] *** "...
