38. MALAM ROMANTIS

7.1K 219 8
                                        

YANG BACA WAJIB FOLLOW IG AUTHOR DULU : @anisaxx86

YANG BACA WAJIB FOLLOW IG AUTHOR DULU : @anisaxx86

YANG BACA WAJIB FOLLOW IG AUTHOR DULU : @anisaxx86

YANG BACA WAJIB FOLLOW IG AUTHOR DULU : @anisaxx86

YANG BACA WAJIB FOLLOW IG AUTHOR DULU : @anisaxx86

••••••

38. MALAM ROMANTIS

"Kok lo ga bilang kalo selama ini lo deket sama Satria?" Pernyataan itu baru saja di lontarkan oleh Nesya yang masih shock. Bukan hanya Nesya, Mereka semua yang melihat langsung kejadian tadi pun ikut shock. Gimana gak shock? Jihan yang tiba tiba saja menampar wajah Satria ketika mendapatkan Dare dari Aldi itu mampu membuat mereka semua mematung dalam sekejap.

Jihan mendengus."Gausah dibahas lagi, gapenting juga."

"Badjingan ya Satria! Rasanya mau gue cabik cabik aja tu burungnya!" Monica berucap kesal sembari berkacak pinggang. Enak saja cowok itu! Berani beraninya nyakitkin sohibnya.

Serra mengangguk setuju. "Jadi waktu itu lo ga sengaja liat dia ciuman sama cewek di depan bar?" Tanyanya yang langsung di angguki oleh Jihan.

"Ah gue kesell! gue mau keluar, gue mau hantam tu muka satria monyet!" Dengan perasaan membara. Monica berjalan keluar dari tenda milik mereka berencana mencari Satria untuk memberikannya sedikit pelajaran karna sudah berani menyakiti Jihan.

Meliat Monica yang sudah berjalan menjauh. Lantas Serra dan Jihan langsung menyusulnya dengan cepat. Tapi tidak dengan Nesya. Cewek itu masih tetap setia berada di dalam tenda.

Bukannya tidak mau menyusul. Tapi kalian kan sudah tau. Kakinya menjadi pincang karna tersandung oleh kayu sore tadi.

Merasa lelah, Nesya berbaring lalu memejamkan matanya berniat untuk tidur duluan. Namun bukannya tertidur. Cewek itu malah merasakan ada seseorang yang masuk kedalam tendanya lalu berbaring tepat di sampingnya.

"Udah selesai tonjok tonjokan sama Satrianya?" Tanya Nesya masih dengan mata yang tertutup. Bukannya menjawab. Orang yang berada di samping Nesya itu malah memeluk tubuhnya erat. Kaget dengan apa yang terjadi, Lantas Nesya membuka kedua matanya.

"Megan?" Kedua bola mata Nesya melebar saking terkejutnya. Kenapa suaminya ini berada di sampingnya? Kemana teman temannya?

"Mau peluk," Megan semakin mengeratkan pelukannya. Cowok itu membalikkan tubuh Nesya yang awalnya membelakanginya menjadi hadap hadapan.

"Peluk syaa.." Rengek Megan ketika Nesya yang tak kunjung membalas pelukannya. Meliat itu sudut bibir Nesya terangkat. Perempuan itu tersenyum lalu membalas pelukan Megan.

"Peluk yang erat." Pinta Megan lagi.

"Iya ini gue peluk erat kok," Nesya mengeratkan pelukan keduanya. "Manja banget sih bayi." ledeknya kepada Megan. Tapi bukannya kesal dan menghentikan kegiatan peluk peluknya. Megan malah semakin memeluk tubuh Nesya. Mendekapnya seakan akan perempuan itu tak boleh jauh jauh darinya.

"Emang bayi, bayi gedenya Esya." Ucap Megan dengan manja. Sialan! Jantung Nesya saat ini sangat berdegup dengan kencang. Wajahnya memerah dan aafas yang tidak beraturan.

"Jauh jauh ihh! Nanti malu kalo diliat temen temen gue Megan!!"

"Mereka udah gue suruh tidur di tenda lain sya," Megan tersenyum lalu menatap kedua mata Nesya dalam. "Malam ini ditenda ini cuman ada kita berdua."

MEGANTARA | PERJODOHANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang