✎1ˋ°🦋*

1.1K 136 51
                                    

Resah terlihat jelas pada wajah pemuda manis yang kini dibuat menunggu lama untuk panggilannya terjawab pihak lain

Mengulum bibirnya,

Ia harap orang yang dituju tidak membuat usahanya kali ini sia-sia. Setelah mencoba beberapa kali, penantiannya berakhir saat suara ayahnya terdengar dari ujung telfon

"Ada apa, Gulf?"

Pemuda pemilik nama Gulf itu menghela nafas... Menjeda dan membiarkan kekosongan udara tercipta selama beberapa saat

"Aku habis menghilangkan nyawa seseorang" Adu Gulf pada sang Ayah. Lagi-lagi ada jeda pada pembicaraan sebelum suara kekehan dibuat Ayahnya

"Kau ini..."

"Aku sudah sangat teliti menghilangkan jejak. Tapi, jika kepolisian telah mengetahui pembunuhan ini maka mereka pasti tidak akan menyerah untuk menyelidiki. Jadi untuk berjaga-jaga, tolong lakukan sesuatu untukku"

"Ayah akan mengirim orang untuk berbicara langsung dengan pihak kepolisian"

Gulf mengembangkan senyuman "Um"

"Ayah akan selalu membantumu di belakang dan membersihkan seluruh kesalahanmu. Intinya kau harus fokus pada tujuanmu untuk membalas dendam"

"Akan ku lakukan dengan baik. Mengandalkan putramu bukan keputusan yang salah"


"Gulf, kau dimana?" Seseorang memanggil Gulf dari luar, membuatnya langsung memutuskan sambungan dengan mendadak

"Ada apa?" Tanya Gulf pada seseorang yang mendekat

"Kita akan menyiapkan pesta kejutan untuk Jane. Dan teman-teman bilang kau harus hadir"

Gulf mengernyit. Ia tidak tau siapa pemuda ini, dan juga tidak mengetahui Jane itu

Tapi Gulf tetap tersenyum dan beranjak. Ini terjadi hampir setiap hari, jika mereka memiliki perayaan, acara atau sebagainya Gulf pasti terpanggil. Alasannya hanya satu

Ia begitu disukai

Setelah sampai, mereka menyambut pemuda manis itu dengan sangat hangat

"Akhirnya kau datang juga! Kami sudah lama menunggumu"

Gulf hanya terkekeh "Maaf, tadi aku memiliki beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan"

"Tidak apa-apa, untukmu mana mungkin ada kata terlambat?" Tanya gadis yang berada paling dekat dengan Gulf

"Terimakasih"

"Kita yang harusnya berterimakasih kau bersedia ikut dalam pesta kejutan kita, Gulf"

"Gulf adalah sosok malaikat yang bisa kita saksikan secara nyata"

"Um, dia tercipta dengan begitu sempurna. Perilaku dan tuturnya sangat lembut.... Dia sangat ramah"

Pujian-pujian seperti ini juga lagi-lagi bukan yang pertama kalinya, namun nyaris setiap hari

Gulf tersenyum. Senyuman memikat yang mampu menjerat ribuan korban

Ratu akting terhebat selama ini hanyalah jatuh pada dirinya sendiri, menjadi bakat yang tidak diketahui oleh siapapun

From The DarknessTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang