Changuk baru saja pulang dari rumah Jaehyuk. Ia bermain di sana bersama Alex yang tidak betah diam di rumah.
Sang ayah sedang sibuk di sekolah untuk membagikan rapor, dan di rumah hanya tersisa tiga adik kembarnya serta si tertua.
Changuk membuka pintu rumahnya dan terkejut dengan jejak kaki tanah di lantai. Lalu tidak lama, terdengar suara tawa saudara-saudaranya. Anak itu menoleh pada Alex, kemudian menggandeng erat anak itu untuk naik ke lantai atas perlahan.
Iya, Yunseong sudah mulai memperbolehkan Alex naik tangga tanpa di gendong, tapi dengan syarat ditemani Hyeop atau Changuk.
Usai sampai di tempat yang dituju---kamarnya---Changuk membuka pintu dan mendapati saudara-saudaranya yang lain asyik tertidur pulas.
Merasa ada yang tidak beres, Changuk menyuruh Alex tidur dan membangunkan Hyeop.
"Kenapa?" tanya Hyeop dengan suara khas orang bangun tidur. Matanya masih tidak terbuka dengan benar.
"Tadi Changuk denger suara ketawa-ketawa di bawah, Kak. Tapi pas masuk kamar, kalian semua lagi tidur."
Mata Hyeop lantas terbuka lebar. Anak itu menatap adik pertamanya dengan tatapan tidak percaya.
"Tadi, Dongyun juga diganggu. Katanya dia denger suara benturan dari kamar papa," balas Hyeop.
"Ih, Kak, Changuk malah tadi juga liat jejak kaki tanah di bawah. Pas banget di depan pintu."
Keduanya bertatapan dengan bergeming di tempat masing-masing.
"Kita diganggu lagi?" tanya Changuk.
Hyeop tidak menjawab, si sulung Hwang justru mengatakan hal lain, "Rumah kita aneh."
Kalo semisalnya aku bikin spesial chapter tentang kelucuan mereka, setuju engga? Takutnya ada yang bosen begini terus..

KAMU SEDANG MEMBACA
[✓] Voorval | DRIPPIN
HorrorKejadian-kejadian aneh yang di alami Yunseong dan keenam anaknya. ART-TEMIS, 2021.