5. Akhir dari yang lalu

38 6 0
                                        

FOLLOW DULU SEBELUM BACA!!

Oya guys mohon untuk meninggalkan jejak setelah kalian membaca cerita ini dengan cara memberi vote. Supaya aku merasa karyaku di hargai dan supaya aku lebih rajin lagi Up nya🧡🧡

MOHON MAAF JIKA TERJADI EJAAN ATAU TANDA BACA YANG KURANG TEPAT🙏🏻

SELAMAT MEMBACA🧡🧡


Manipulatif adalah sifat dasar manusia yang selalu merugikan orang lain.
Langit Megandriano





🦋🦋🦋

"Aaaa Bagasss, jangan di habisin sambelnya. Gue aja yang buat belum makan lo malah Dateng Dateng udah ngabisin aja" teriak Ririn dari ruangan belakang WarMan. Gadis itu sedang bersama Adel membuat lutisan buah.

Sore begini memang segar rasanya kalau di lewati dengan menikmati lutisan buah yang pedas dan manis. Apalagi jika bersama teman-teman yang mau bersama-sama mencari bahan sampai membuat sambal sendiri. Menimbulkan rasa kebersamaan yang semakin erat.

"Dikit doang Rin, gue makan dikit doang sambelnya beneran. Adel tuh yang banyak," kata Bagas membela diri.

"Ih apa sih, orang gue baru aja dateng baru cuci tangan di depan," ucap Adel duduk di sebelah Ririn yang sedang berhadapan dengan Bagas.

"Ini tuh gula merahnya habis Bagasss. Jadi gue nggak bisa bikin sambel lagi kalau lo habisin sekarang. Ngerti nggak?!" Ririn masih kesal.

Airin Mourina Wiranata cewek blasteran Indonesia Belanda. Sebelum banyak kejadian yang ia alami, dia adalah seorang ketua tim Cheers di SMA Angkasa. Namun karena satu dan lain hal ia harus memberikan posisinya pada Adel, teman dekatnya sendiri. Cewek high class, sombong, angkuh galak dan terkenal sadis. Tapi kalau urusan bela temen dia maju paling depan.

"Iya ampun ampunn Rin, nanti atau besok gue beliin lutisan buat lo deh. Jangan marah ya yaa yaaa," bujuk Bagas pada Ririn yang masih merengek sambil memukulnya.

"Tau ah bete gue!" Ririn pergi.

"Tuh kan ngambek anak orang. Emang paling pinter lo bikin hancur suasana" Adel galak.
Bagas hanya tersenyum tanpa bersalah lalu melenggang ke arah teman temannya yang sedang berada di ruang tengah WarMan.

Sejak setengah jam yang lalu anak anak Rebbelions sudah memenuhi tempat ini. Lebih dari tiga puluh cowok cowok berseragam putih abu-abu sibuk dengan aktivitas nya masing masing. Biasanya mereka nongkrong di tempat ini hanya untuk sekedar bertemu teman Mabar, makan, atau memang nongkrong nongkrong santai sembari menunggu petang menjelang.

Pintu WarMan di ketok beberapa kali. Semua pasang mata mengarah pada sosok di ambang pintu itu. Sebenarnya pintu itu memang sedari tadi di buka lebar.

Seorang gadis muncul di sana. Cewek yang mengenakan sweater berwarna coklat dengan jepit rambut bunga matahari itu nampak ragu untuk memasuki WarMan. Ini adalah kali pertama Mega menginjakan kakinya di tempat yang terkenal sarangnya anak anak bandel SMA Angkasa.

Untuk melewati halaman depan warung saja Mega harus mengumpulkan banyak keberanian. Pasalnya di halaman depan sudah pasti berisi cowok cowok dengan badan besar, tampang sangar, tampilan urakan dan gaya yang menyeramkan. Belum lagi kebanyakan dari mereka sedang merokok sehingga ada kepulan asap yang saling bertemu di udara semakin pekat dan sangat menyesakkan paru paru.

Dia Langit ku Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang