Hi, udah satu minggu nih baru update hehe. G kagen nih? "Engak?" yaudah gpp xixi.
"Gue suka sama lo,"
Deg!
"Ma-maksudnya?"
"Gue Suka Sama lo." Ulang Zaky sambil menekan semua katanya.
Maira hanya terkekeh. "Bercandanya ga lucu!"
"Gue serius!"
"Gue cinta sama lo."
"Tapi saya tidak!" tolak Maira mentah-mentah. Entahlah, kini ia sudah menaruh harapan pada dokter Rifki.
Zaky hanya menghembuskan nafas berat. "Meskipun ga cinta, tapi ada rasa suka ga?"
"Gak!"
"Nyaman?"
"Gak!"
"Sayang?"
"Gak ada Zaky!" geram Maira. Zaky hanya berdecak.
"Apa boleh gue memperjuangkan cinta ini?" tanya Zaky penuh kelembutan di setiap katanya.
"Terserah!" tanpa mengucap apapun lagi, Maira langsung bangkit dari duduknya lalu bergegas pergi dari sana.
"Ini gue ditolak atau gimana? Kok gue ga paham ya." Gumam Zaky.
🦋🦋🦋🦋
"Baik, jadi tujuan saya mengumpulkan kalian di lapangan adalah untuk koordinasi tentang hari santri yang akan dilaksanakan pada hari jumat, 22 Oktober. Sebelumnya, silahkan membentuk kelompok masing-masing. Satu kelompok terdiri atas lima orang." Ucap Maira panjang lebar. Seharusnya ini adalah tugas Izar, tetapi karena Izar masih butuh istirahat, jadinya ia yang mengantikan.
Kini semuanya riuh, sibuk mencari kelompok untuk dirinya sendiri. Terkecuali dengan Zaky. Ia terus memandang Maira yang berdiri di depan dengan mata yang sedikit tertutup dan terbuka. Seperti ia kepanasan.
Ingin rasanya ia menutupi sinar matahari agar tidak terkena Maira. Tetapi sepertinya itu hanya mimpi.
"Zak, gue satu kelompok sama lo ya?" pinta Bella dengan antusias membuat lamunan Zaky terhempas kemana-mana.
"Eh- ga bisa Bell, lo sama cewek, gue sama cowok. Ga bisa kalau jadi satu kelompok." Jelas Zaky membuat Bella cemberut.
"Ih! Mereka tuh pada ga suka sama gue! Sebaliknya juga, dan gue maunya cuma sama lo!" ucap Bella yang masih kekeh dengan keputusannya.
"Gabisa Bella, cewek sama cewek. Cowok sama cowok. Udaah, sana."
"Ish!" dengkus Bella kesal, tetapi ia juga tetap pergi dan kembali pada gerombolannya.
"Zak! Lo udah ada kelompok?" tanya Bilal refleks membuat Zaky terkejut.
"Eh-belum."
"Yaudah sama kita aja, udah pas lima. Gue, Azka, Radit, Brian, sama lo." Ujar Bilal membuat Zaky mengangguk.
"Baik, jika semua sudah mendapatkan kelompok. Jadi, pada Hari Santri Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober, yang pertama kita akan melakukan Upacara Peringatan Hari Santri untuk pembukaan. Lalu Sayembara Santri, Cofe Break, Game, malamnya ada Hadroh, dan setelah itu istirahat. Oh iya, untuk sayembaranya ini tentang makanan ya. Jadi, selain makanan, dilarang ikut! Untuk lebih jelas waktu dan urutan acaranya, nanti saya akan memberikan selebaran pada kalian. In syaa allah besok selebarannya sudah siap, besok pagi kita kumpul di sini lagi. Fahimtum?" Jelas Maira panjang lebar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Salat Tarawih [END]
Teen FictionDefinisi salat tarawih, bukan siapa yang datang lebih awal, tetapi siapa yang mampu bertahan hingga akhir. Pertama masuk, sudah disuguhi pemandangan yang menjengkelkan. Melihat anak Pak Kiai yang memakai cadar, ia sangat tidak suka. Pendapat Zaky, o...
![Salat Tarawih [END]](https://img.wattpad.com/cover/291118079-64-k719662.jpg)