Step 15

2.7K 208 10
                                        


Teaser Jaemin ganteng bgt😭😭😭








Jangan lupa vote & komen






"A-ahh sayang sakit"

"Iya tenang dulu ya. Tarik nafas, buang. Tarik nafas lagi, buang lagi. Yuk sayang kamu harus tenang"

"Aku gak kuat. Mobilnya cepetin"

"Iya sayang ini aku udah cepetin"

"A-ahh sakit banget perut aku"

"Iya iya. Sabar ya sayang. Sebentar lagi sampai" ucap guanlin menenangkan renjun

Hari ini, kehamilan renjun sudah memasuki usia kandungan 8 bulan lebih 2 minggu, tetapi ada insiden dimana renjun tidak sengaja terpeleset di kamar mandi. Jadi perutnya berkontraksi lebih cepat, yang pada akhirnya ia harus segera dilarikan ke rumah sakit. Untung saja sang suami yaitu guanlin sedang libur, jadi ia langsung membawa suami manisnya untuk segera ditangani

Saat sudah sampai di RS, para perawat langsung memberi penanganan dan merebahkan renjun di brankar.
Suster beserta dokter langsung masuk, dan lampu operasi pun menyala. Menandakan operasi sedang berjalan

Guanlin mondar mandir di depan pintu ruangan bersalin, sambil merapalkan do'a semoga si cantik dan calon bayinya diberi kesehatan dan keselamatan. Karena tentu saja persalinan dari rahim laki-laki tidaklah mudah. Banyak prosedur yang harus benar-benar dijalankan dengan baik. Salah sedikit saja, maka sudah pasti fatal.

Sibuk dengan rasa cemas nya, tiba-tiba dari lorong rumah sakit terdengar suara sepatu yang seperti lari terburu-buru, dan benar saja ibu dari renjun menghampiri guanlin.

"Bagaimana anakku?" tanya wanita paruh baya itu

"Dia sedang ditangani eomma" lalu wanita itu pun tersenyum teduh pada menantunya

"Kamu tenang ya. Kita berdoa sama-sama. Semoga papa dan bayinya selamat" guanlin hanya mengangguk lalu mendudukkan dirinya di kursi tunggu

Tak berselang lama, ternyata haechan yang ditemani mark, serta jeno juga jaemin datang bersama untuk melihat kondisi sahabat mereka

"Lin, bagaimana?" tanya haechan dengan raut wajah yang khawatir

"Aku harap semuanya baik-baik saja. Ini baru pertama kali untuk renjun. Semoga semuanya lancar" guanlin menghela nafas pasrah dan kembali memanjatkan doa-doa

"Aku harap juga begitu" jawab haechan

Mereka semua hanya diam tanpa suara dengan perasaan khawatir. Lalu suara tangisan bayi terdengar sangat nyaring, menandakan bahwa bayi sudah keluar dengan selamat. Mereka serempak bernafas lega. Begitupun haechan dan jaemin, mereka sama-sama saling menatap dan tersenyum dengan mata yang sudah berkaca-kaca. Lampu operasi sudah dimatikan dan keluarlah dokter yang menangani renjun

Guanlin segera beranjak dari duduknya dan bertanya penuh harap
"Bagaimana dokter? Anakku? Pendamping hidupku? mereka selamat kan?"
Pertanyaan guanlin justru membuat dokter terkekeh karena tingkah bapa satu anak ini

"Tenang saja. Anakmu sudah lahir, berjenis kelamin perempuan. Pendamping hidupmu juga selamat, hanya butuh istirahat saja. Segera temui dia, suami cantikmu membutuhkan mu" dokter itu tersenyum tulus kemudian pergi setelah menepuk pundak guanlin

Guanlin pun masuk dan bisa dilihat renjun terbaring lemas dengan mata terpejam. Mungkin tidur. Guanlin tak bisa menahan airmatanya lagi, dan pada akhirnya ia menangis sambil menggenggam tangan renjun. Lalu mengecup punggung tangan serta kening si manis. Ia sangat bangga, karena renjun bisa bertahan sampai di tahap ini.

CEO, garang??? (NOMIN and others couple)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang