Ada adegan kisseu! Baca setelah berbuka saja ya!
3 hari sebelumnya
Seorang wanita terlihat sedang meringkuk dengan wajah pucatnya. Terlihat sebuah kamar yang ia huni dalam apartmen mewah itu terlihat porak-poranda. Tissue berceceran hampir disetiap sudut karna wanita ini membuang tissue yang ia gunakan sembarangan. Wanita itu memilih untuk membaringkan tubuhnya, sekarang. Terlalu lelah akan situasi yang ia hadapi. Hatinya sakit, pikirannya kacau dan matanya membengkak. Namun kadar kecantikan wanita itu tidak berkurang. Yeri sesekali meraih ponsel miliknya. Mengecheck beberapa notifikasi yang mungkin saja salah satunya ialah yang ia harapkan. Nihil, hanya ada notifikasi dari kantor dan beberapa bawahannya di kantor perusahaan ayahnya. Pria itu, tidak menghubunginya sama sekali. Rasa sesak itu semakin mendominasi. Yeri mencoba memejamkan matanya mengingat berbagai memory yang ia anggap indah untuk menenangkan dirinya.
Flashback POV
2012, MarchYeri menatap kearah Sooyoung yang berjalan berdampingan dengan seorang pemuda. Keduanya terlihat mengenakan seragam sekolah mereka. Pemuda itu menarik perhatiannya. Sooyoung berlari kecil menghampiri kakaknya yang sepertinya sedang berkencan dengan entahlah. Pria tampan, pokoknya Yeri menganggap pria yang berada disamping kakaknya itu super tampan dan benar-benar tipenya. Namun alih-alih menghampiri kakaknya ia mengubah keputusannya untuk mengikuti secara diam-diam. Kini ketiganya sudah berada di dalam restoran. Sooyoung terlihat meninggalkan pria itu sendirian. Semuanya berjalan lancar sesuai rencana sampai pada akhirnya pria itu malah berjalan cepat kearah mejanya saat ini. Yeri menutupi wajahnya secara refleks dengan berpura-pura sibuk membaca menu. Jantung Yeri berdegup kencang penuh kepanikan dan.
'Greb!'
Buku menu itu ditarik begitu saja oleh pria itu. Yeri merutuk dirinya habis-habisan.
"Kau penguntit?", demi Tuhan Yeri rasanya meleleh begitu pertama kali mendengar suara pemuda ini. Penuh kharisma, menurutnya.
"Bu.. bukan!", Yeri mencoba berbohong. Jungkook memicingkan matanya penuh curiga.
"Kau mengikutiku dari toko toserba, lalu bioskop, dan sekarang cafe. Kau yakin kau tidak mengikutiku?", Yeri menggigit bibirnya keras. Ia tertangkap basah dan... Malu setengah mati.
"Hey... Berdarah!", Jungkook segera meraih sapu tangan yang terletak pada sakunya. Menyeka bibir milik Yeri dengan panik. Yeri yang tersadar langsung meraih sapu tangan Jungkook dari tangan pemuda itu dan mengambil cermin kecil pada tas sekolahnya dan meringis nyeri.
"Park Yeri! Apa yang kau lakukan disini?", Sooyoung muncul menatap Yeri. Yeri tersenyum kikuk pada kakaknya.
Dan disinilah ia berakhir. Duduk bersama kakaknya dan pria yang ia sebut sebagai tipenya pada diri sendiri selama beberapa jam terakhir ini.
"Kenapa tidak langsung menghampiriku?", tanya Sooyoung sambil menatap Yeri kesal. Saking kesalnya Sooyoung bahkan dengan jahil memencet bibir Yeri yang terluka itu.
"Akh! Onni!", pekik Yeri. Jungkook menampar tangan nakal Sooyoung dua kali.
"Sakit bodoh! Adikmu kesakitan", ujar Jungkook.
Dari sinilah semuanya bermula. Yeri yang terlampau jatuh cinta dan tenggelam pada kisah cinta pertamanya.
2017, Xmas Eve
Yeri diundang oleh salah satu teman Sooyoung untuk acara malam Natal. Tentu Yeri di undang. Dalam dunia bisnis banyak sekali pria yang sibuk mengantre mendekatinya dan berniat untuk menikahinya karna kesempurnaannya. Cantik, pintar, cemerlang, sexy dan... Ramah. Kepribadiannya dikenal baik dan penuh pesona namun bukan murahan. Termasuk tuan muda acara malam Natal kali ini, Felix. Mata indah miliknya bergerak menelusuri setiap sudut. Dan...

KAMU SEDANG MEMBACA
Brittle (VJOY)
Romance"Kelemahan bukan hal yang harus kau bagikan dengan orang-orang", - Park Sooyoung. "Sayangnya aku dapat melihat cukup banyak kelemahan yang kau miliki", Kim Taehyung. Ketika titik rapuhnya hanya dapat dilihat oleh pria sombong itu. Pria yang hampir...