Enjoy ෆ
⏳⏳⏳
Usai mengucap salam diiringi gerakan kepala ke kanan dan kiri, Zeline membuang nafas dengan pandangan suram.
"Jadi Asahi non muslim?"
Zeline mengangguk lemah, matanya menatap raut Nadella dengan gusar. "Iya, Bunda nggak setuju?"
"Bunda tanya, kamu nggak mau Asahi bernasib sama seperti Felix, kan? Jawaban Bunda masih sama, sayang." Ucap Nadella mengusap pucuk kepala putrinya, dengan berat hati wanita itu menatap Zeline nanar. "Kamu nggak akan mengkhianati Allah, kan?"
"Enggaklah, Bun. Aku nggak mungkin murtad."
"Habis itu? Kamu mau Asahi yang meninggalkan Tuhan-Nya?"
"Maaf, gue egois." Mulut Zeline bergumam tanpa sadar.
Zeline teringat saat Felix diusir secara tak baik dari hidupnya oleh Eunwoo, pikiran yang datang tak diundang itu malah membuat Zeline semakin galau.
Secara tiba-tiba, handphone yang sedang dalam mode hening tiba-tiba bergetar, si pemilik meraba-raba tempat tidur untuk mencari benda pipih yang belakangan ini jarang sekali disentuhnya. Saat melihat siapa yang menelepon, mata Zeline membulat sempurna.
"Halo, Sa?"
"Zeline, temui aku di tempat ini, ya."
⏳⏳⏳
Pagi ini, usai menunaikan sholat sunnah dhuha, Zeline yang memang tidak punya kesibukan langsung berangkat ke tempat yang dimaksud Asahi, tidak lupa pamit kepada Nadella. Walaupun sempat ragu, tapi pada akhirnya wanita itu tetap mengizinkan putrinya pergi.
Perihal kedekatan Asahi dan Zeline, Nadella sudah menduga dari awal, tapi wanita itu merahasiakan hal ini dari Eunwoo, karena tidak mau kejadian beberapa waktu lalu terulang lagi. Eunwoo marah besar saat mengetahui putrinya berkencan dengan seseorang yang berbeda agama, padahal Felix sudah dianggap seperti anaknya sendiri waktu itu. Tetapi, mau sedekat apapun Felix dengan orang tua Zeline, mau sebesar apapun rasa Zeline pada Felix, Eunwoo tidak akan pernah merestui hubungan antara keduanya. Bayangkan sehancur apa Zeline kalau hal ini menimpanya lagi, kurasa gadis itu akan 'gila'.
Langkah kaki membawanya pergi kedepan komplek. Zeline memilih untuk jalan kaki karena tempatnya tidak begitu jauh. Diam-diam gadis itu penasaran kenapa Asahi tiba-tiba mengajaknya bertemu, dari nada bicaranya terdengar lemah. Asahi memang jarang bicara, tapi Zeline dapat tahu mana Asahi yang baik-baik saja dan yang tidak baik-baik saja.
Jalan raya yang ramai sukses membuat pejalan kaki sulit menyebrang, ada beberapa polisi yang mengawasi juga di sana.
"Perhatian, rute daerah ini masih dalam mode one way. Di area taman kota sedang ada acara yang menyebabkan jalanan mengalami macet total. Salah satu jalur sudah kami blokir sementara, para pejalan kaki dianjurkan untuk tidak menyebrang sampai setengah jam kedepan karena laju kendaraan sudah dalam kecepatan yang serentak, mohon kerjasamanya." Ucap salah satu polisi dengan pengeras suara.
Banyak orang termasuk Zeline yang terjebak di sana, gadis itu melirik jam tangan. Lama-lama matahari semakin terik, gadis itu bersandar ke pohon sambil menggerak-gerakkan kakinya bete.
"Bakal telat ini mah." Kesal Zeline, gadis berambut sebahu itu mengeluarkan ponselnya untuk memberi kabar pada Asahi, tapi Zeline mendadak urung saat seorang laki-laki jatuh tersandung kakinya. Zeline terkejut, masalahnya si korban membawa banyak minuman, dan minuman itu tumpah tak tersisa.
KAMU SEDANG MEMBACA
DIAMOND
Fantasy♕ TREASURE JAPAN LINE ft. CHAN, MINHO, HYUNJIN, AND FELIX FROM STRAY KIDS ♕ Ikatan darah adalah takdir, dan takdir adalah kutukan. Di dunia di mana kemampuan adalah segalanya, sebuah dendam memicu konspirasi yang mengikat mereka pada pertumpahan dar...
