Enjoy ෆ
💎 D I A M O N D 💎
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, entah sudah berapa juta kali seorang lelaki mengelupaskan kulit bibirnya dengan gerakan paksa, dan tatapannya mengisyaratkan kebingungan yang luar biasa.
Manusia dengan keadaan kusut itu adalah Jaehyuk, ia bolos sekolah semenjak kematian Asahi, menghindari semua orang termasuk sahabatnya, Zeline. Omong-omong tentang Zeline, Jaehyuk tidak tahu harus mengatakan apa, dan sampai sekarangpun laki-laki itu masih belum memberitahu Zeline perihal Asahi. Pikirannya terlalu penuh, jangankan memikirkan bagaimana sakitnya Zeline saat lelaki yang disukainya mati, mengontrol dirinya sendiri pun ia tak sanggup.
Jaehyuk sering mengalami hal aneh secara nyata, seperti tanpa sadar melukai bibirnya, muncul suara-suara berisik di kepalanya hingga mengalami halusinasi, dan kegiatan rutinitasnya belakangan ini yaitu berbicara seorang diri bahkan membenturkan kepalanya berkali-kali. Beberapa hari kebelakang, Jaehyuk sering 'menyadari' kehadiran Asahi di sekitarnya, laki-laki itu spontan memukul kepalanya dan berteriak mengapa dirinya seperti ini, karena dia sadar bahwa Asahi telah mati.
Seminggu yang lalu, Jaehyun menindaklanjuti keanehan dari putranya, dan saat itulah Jaehyuk didiagnosa menderita Prolonged Grief Disorder.
Kesadaran Jaehyuk kembali saat darah yang berasal dari bibirnya menetes menodai selimut, lelaki itu memejamkan mata. Pikirannya berisik sekali, entah mengapa dia tidak percaya jika Asahi mati.
"Jangan, dok. Adik saya masih hidup."
"Anjing! Kasih gue waktu lebih lama sama Asahi!!"
"Dia masih hidup, gue bakal buktiin-"
Jaehyuk mengacak rambutnya frustasi saat suara Yoshi memenuhi kepalanya.
"Dia gak bohong, dia gak bohong." Racau Jaehyuk sambil seolah-olah melindungi kepalanya.
Jaehyuk membiarkan dirinya berada dalam posisi seperti itu sampai bising di kepalanya reda.
Sampailah saat dimana Jaehyuk melirik jam diatas meja, sekarang sudah pukul dua siang. Artinya, Jaehyun masih bertugas di rumah sakit tempatnya bekerja, dan inilah saatnya untuk Jaehyuk melarikan diri. Karena semenjak ia menderita masalah mental, Jaehyun melarang Jaehyuk pergi kemanapun selain berada di rumahnya dan melakukan psikoterapi.
Jaehyuk bergegas mengambil jaket yang tergantung di balik pintu, merampas kunci motor dan pergi dengan langkah besar.
Saat pintu kamar terbuka, Jaehyuk langsung disambut oleh orang suruhan Jaehyun yang diberi tugas untuk mengawasinya.
Sekitar dua puluh orang pengawas ditugaskan di rumah ini, semuanya tersebar hingga memberi kecil peluang untuk Jaehyuk kabur, seniat itu. Padahal, tanpa Jaehyun sadari, dengan caranya melindungi Jaehyuk justru membuat Jaehyuk tak nyaman dan merasa terintimidasi.
Lamunan Jaehyuk buyar saat penjaga lantai dua bertanya. Melihat tangan Jaehyuk yang sudah menggenggam kunci motor dan tubuhnya lepas dari piyama membuat penjaga itu menaruh curiga.
"Minggir." Ucap Jaehyuk dingin.
"Pak Jaehyun melarang kami membiarkan kamu keluar dari rumah ini."
"Atas dasar apa lo diberi tugas begitu?"
Penjaga itu tercekat, orang yang berada di hadapannya sangat berbeda dengan apa yang Jaehyun katakan pertama kali. Yang benar saja?
KAMU SEDANG MEMBACA
DIAMOND
Fantasy♕ TREASURE JAPAN LINE ft. CHAN, MINHO, HYUNJIN, AND FELIX FROM STRAY KIDS ♕ Ikatan darah adalah takdir, dan takdir adalah kutukan. Di dunia di mana kemampuan adalah segalanya, sebuah dendam memicu konspirasi yang mengikat mereka pada pertumpahan dar...
