hallucination

106 16 34
                                        

Enjoy ෆ

Sementara itu, Diamond Kingdom kembali kehilangan targetnya, pasukan yang dikirim oleh Akeno untuk memeriksa keadaan Agni di ruang eksekusi, rupanya mereka lebih dulu melarikan diri.

Satu hal yang mampu menjadi bukti, empat unit Flying Motorcycle milik salah satu tim dari arena telah hilang. Hamada menyimpulkan bahwa, kemungkinan besar Agni menggunakan kendaraan terbang itu untuk kabur disaat semua orang panik akibat serangan yang mendadak.

Namun anehnya, Flying Motorcycle hilang secara bertahap, salah satu Agent Defense arena berpendapat. "Saya pikir, tiga orang menetap disini untuk mengalihkan perhatian kita dengan menciptakannya kericuhan yang terjadi, sedangkan dua orang lagi lebih dulu kabur dengan menggunakan kendaraan terbang kami."

"... Saya tidak tahu pasti rencana mereka kali ini. Namun, insting saya dapat menangkap bahwa dua orang yang melarikan diri lebih dulu, bertujuan untuk membuntuti Mrs. Keita ke Indonesia, dan mereka akan berusaha mengacaukan misi yang sedang berjalan."

Masuk akal, Agni memang cepat dan licik, mereka mampu membuat pihak kerajaan sekalipun terkecoh dengan tindakannya.

Sekarang mereka yakin, tidak ada satupun Agni yang tertinggal di gedung manapun yang ada di kota Victoryz, kelimanya pasti sudah berkumpul di Indonesia secara diam-diam.

Mengira Agni mudah dikalahkan rupanya salah besar, justru kemampuan mereka nyaris mengimbangi kemampuan Hamada, mereka tidak tahu-menahu mengapa Agni bisa sekuat itu.

Lampu layar komunikasi antar negara berkedip, Akeno berniat memperingati tim yang berada di Indonesia untuk lebih berwaspada, namun, salah satu dari mereka lebih dulu menyambungkan koneksi yang sebelumnya pernah dilakukan sekali. Ia mengatakan bahwa mereka telah diserang, dan melansir status Keita yang lost contact secara tiba-tiba.

"Jangan bodoh, kita tak tertinggal sejauh itu." Ungkap Hamada mengeluarkan sebuah chips, benda teknologi yang bila disimpan diatas permukaan datar, dia akan mengeluarkan sebuah perangkat cerdas. Di dalam perangkat itu, terdapat beberapa laporan dari Keita menyangkut markasnya para Agni.

"See, dia tak pernah mengingkari janjinya."

Pria itu memerintahkan dua tim berisi anak muda untuk tetap fokus dengan misinya tanpa memikirkan Keita, sebab, Hamada dapat tahu siapa yang telah membawanya, dan-- pria itu merasa 'dia' berbeda dari saudaranya yang lain.

Keadaan gedung Diamond Kingdom sudah membaik, hancurnya ruang podium dan ruang eksekusi tidak membuat mereka rugi. Hanya saja, melihat ruang kendali sistem dan ruang pribadi Hamada yang terkena hack membuat mereka perlu memperketat pengamanan.

Juga terdapat perubahan pada posisi Prevoger Helliuz bagian Poseidon yang naasnya gagal dikembalikan ke posisi awal. Sepertinya Hamada perlu memprogram ulang agar alat itu kembali normal, beruntung masalah ini bukan sesuatu yang sulit baginya.

Namun, melihat hal itu, membuat Hamada semakin menaruh curiga terhadap Agni, dan rasa khawatir terhadap Poseidon kian membesar. Pasalnya, apabila kekuatan Poseidon mati, mereka tidak akan bisa apa-apa, kecuali jika anak-anak itu pandai bertarung.

Fun facts : Prevoger Helliuz adalah alat milik Hamada yang digunakan Hyunjin untuk mematikan kekuatan Poseidon.

Fun facts : Prevoger Helliuz adalah alat milik Hamada yang digunakan Hyunjin untuk mematikan kekuatan Poseidon

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
DIAMONDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang