"Tentang kolaborasi kelas DKV 1 sama DKV 2, kebetulan kelas kita dapet tugas di bagian storyboard, sementara tugas syutingnya dilempar ke kelas sebelah. Jadi, anggota per-kelompoknya tuh empat orang. Kelompok gue sama Jaehyuk kurang satu nih, lo mau join gak?"
Asahi tidak langsung menjawab, ia sibuk mengunyah makanan hingga kedua pipinya terlihat menggembung. Selesai dengan itu, Asahi menggaruk kepalanya seperti bingung akan menjawab apa.
Padahal, sebelum mereka menyantap makanan, Asahi sempat melihat informasi yang beredar di grup kelas, dimana disana menjelaskan kalau kelompok Zeline sudah lengkap, dan orang terakhir setelah Yedam yang berhasil melengkapi kelompok itu adalah Doyoung.
"Gimana, Sa?"
"Sepertinya kamu belum lihat beberapa informasi di halaman kelas online."
"Hah?" Kening Zeline tampak mengerut, diambilnya handphone untuk melihat informasi yang dimaksud.
Gadis itu membuang nafas.
"Sudah lengkap, kan?"
Kedua netra Zeline beradu pandang dengan Asahi, gadis itu menjauhkan alat makannya agar ia bisa menidurkan kepalannya diatas meja.
"Doyoung itu curang." Pungkas Zeline. "Dia selalu numpang nama dan gak pernah mau ikut kerja sama."
"Mengapa kamu seolah-olah yakin aku akan berbakti jika aku adalah bagian dari kelompok itu? Aku lebih pemalas dari Doyoung, Zeline."
"Gack mungkin, saayyy."
Asahi meraih gelas tinggi berisi pop ice, lalu meminumnya habis.
"Ikuti saja, tidak apa-apa."
"Terus lo gimana? Masa gak dapet nilai, padahal ini tugas besar-besaran lho. Lo tau kan kalo hasil dari tugas itu tuh bakal ditayangin di TV." Jawab Zeline, sebenarnya bukan hanya soal nilai, pemudi itu kecewa karena harapannya untuk satu kelompok dengan Asahi tidak terwujud, hehe.
"Aku tahu, tapi kau juga harus ingat kalau terbentuknya suatu kelompok itu tidak wajib. Aku bisa mengerjakannya sendiri, storyboard bukan masalah besar."
"AAAAAH!"
Jaehyuk tersentak hingga minumannya tumpah. Cowok tampan berbalut kemeja hitam itu berdiri sambil memangku laptopnya, menghindari area yang basah. Bahkan Doyoung dan Yedam pun terkena cipratan minuman itu.
Dilihatnya Zeline dengan tatapan sengit. "Heh, upil burok, lo kenapaaaa?!"
"Baseuh baju urang!"
"Ah lu mah bikin becek aja."
Oknum yang mengacaukan lapak menutup mulutnya tidak menyangka.
"Yahh, tumpah jirrr. Duh, maafin yaa, gak sengaja!" Ucap Zeline menyatukan telapak tangannya melas. Tangannya mengobrak-abrik isi tas, untung saja Zeline selalu membawa tissue kemana-mana. Gadis itu memberikan beberapa lembar tissue itu pada Doyoung dan Yedam, lalu sisanya ia pakai untuk membersihkan meja tempat mereka nongkrong.
Setelah yang paling muda selesai dengan urusannya, Jaehyuk kembali duduk.
"Duduk lo." Perintah Jaehyuk, Zeline menurut.
"Gue liat-liat dari tadi lo gak fokus, udah cukup Doyoung Yedam yang aneh, lo jangan."
"Naha jadi aing?"
Plak!
Pukulan yang mendarat di bahunya membuat Jaehyuk mengaduh, Doyoung pelakunya.
"Iya ih, siapa sih yang ngide mereka masuk kelompok kita?"
KAMU SEDANG MEMBACA
DIAMOND
Fantasi♕ TREASURE JAPAN LINE ft. CHAN, MINHO, HYUNJIN, AND FELIX FROM STRAY KIDS ♕ Ikatan darah adalah takdir, dan takdir adalah kutukan. Di dunia di mana kemampuan adalah segalanya, sebuah dendam memicu konspirasi yang mengikat mereka pada pertumpahan dar...
