Part 12

36 11 2
                                        

Hai hai semuanya

Apa kabar nih?

Semoga baik ya.

Buat yang kurang baik semoga membaik

'Senyum kamu candu buat aku, tetap tersenyum cantik'-Harsa SIlvester

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pagi hari telah datang, rintik hujan menyapa Jakarta kala itu, hawa dingin menyelimuti ibu kota pagi itu.

Senja terbangun karena merasakan dingin, Senja memutuskan akan bangun dan menjalani aktivitasnya pagi itu.

Ketika Senja siap dengan seragam sekolahnya, Senja turun ke ruang makan lalu makan sarapan yang disediakan oleh asisten rumah tangga.

Senja sarapan hanya ditemani suara rintik hujan yang kian deras di luar, kesepian kembali melanda Senja.

"Yah hujan nya makin deras lagi, gimana caranya aku berangkat sekolah kalo gini?" gumam Senja saat melihat Hujan yang semakin deras di teras kediaman Wirama.

Sebuah SEdan berwarna Silver memasuki pekarangan kediaman Senja, lalu Bianca dan Harsa keluar dari mobil tersebut dan melambaikan tangan mereka ke arah Senja.

"Senja ayo," ajak Harsa bersemangat.

Senja tersenyum ke arah mereka berdua dan menaiki mobil milik Bianca tersebut, ya itu adalah mobil milik Bianca.

Di dalam mobil Harsa duduk dikursi belakang sementara Senja di kursi depan dan Bianca yang membawa mobil tersebut, mereka bertiga bersenda gurau kala mobil mereka menerobos guyuran hujan pagi itu.

"Kenapa Harsa bareng kita berangkatnya Bian?" tanya Senja.

"Karena gue gak punya mobil dan gak mungkin kan gue naik motor pas hujan deras gini," sahut Harsa.

"Iya sih, btw makasih banget loh Bian, tadi aku udah bingung mau berangkat gimana." sambung Senja.

Hingga akhirnya Senja menyadari kejanggalan, Harsa sama sekali tak terkejut mengetahui bahwa dia merupakan anak dari seorang Derry Wirama.

Ketika Senja akan menanyakan tentang itu, Harsa menyahut dari belakang,

"Gue tau semuanya, nanti ada masanya gue bakalan ngasih tau lo."

Senja terkejut dan berpikir keras sejak kapan dan bagaimana bisa hingga Bianca memasang lagu untuk mengalihkan perhatian mereka berdua.

Sepanjang perjalanan sembari mendengarkan lagu untuk pertama kalinya Senja kembali seperti dulu, tawa lepas, bernyanyi bersama dan bersenda gurau bersama dan untuk kesekian kalinya Harsa berkata dalam hatinya.

'Cantik dan gue makin jatuh cinta sama lo Senja Easther Wirama.'

Singkat cerita mereka bertiga sampai di sekolah, baru saja mereka bertiga turun dari mobil mereka mendapat atensi hampir dari seluruh sekolah karena berangkat bersama Harsa Silvester.

Alya yang mendengar bahwa Senja dan anak baru itu berangkat bersama pun semakin geram dengan keberanian Senja sekarang dalam mendekati Harsa, hatinya dibutakan oleh cemburu dan amarah.

Senja yang menyadari bahwa mereka bertiga menjadi sorotan para siswa pun menunduk ketakutan, trauma nya kembali hadir.

Senja yang kembali merasakan trauma itu datang memandang semua orang termasuk Bianca temannya seakan-akan ingin membully dirinya, keringat dingin mulai mengucur keras, Bianca menyadari tatapan aneh dari Senja, Bianca menyentuh bahu Senja memanggil namanya,

"Senja?"

Tak ada jawaban dari Senja, Bianca merasakan tubuh Senja bergetar hebat, Bianca menggoyangkan bahu Senja namun tetap tak ada respon dari Senja malahan tubuhnya semakin dingin.

Belum sempat Bianca menyadarkan Senja, Alya dan geng nya datang menghampiri mereka bertiga dan menampar Senja, hingga....

----------------------------------------------------------------------------------------------

Hayoooo, penasaran gak?

Lanjut part selanjutnya aja yaaa

Sampai ketemu di chapter Selanjutnya.


Fairy [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang