Part 29

8 0 1
                                        

Hai semuanya apa kabar?

Maaf nih ya gapernah up

Semoga kalian suka

-----------------------------------------------------------------
"Jangan deketin Senja lagi," ucap Ezriel dingin.

Harsa dengan cekatan membawa tubuh lemah Senja menuju mobilnya dan Ezriel dan segera meluncur ke rumah sakit.

Derry masih shock dengan kenyataan bahwa Senja adalah anak kandungnya, dirinya sangat merasa bersalah pada putri kecilnya itu.

Tak lama setelah mereka sampai di rumah sakit, Ezriel segera menangani Senja yang drop, sementara Harsa kembali ke kediaman Wirama.

Derry masih terduduk lemas di tempat tadi mereka bertiga meninggalkannya, Harsa menatap dingin Papa dari kekasihnya itu.

"Saya kesini juga ingin memberi tahukan sesuatu, om Senja sakit leukimia stadium 3B," ucap Harsa.

Matanya menyiratkan kesedihan mendalam kala mengatakan itu pada Derry, sementara Derry menatap Harsa tak percaya,

"Gak, gak mungkin Senja sakit leukimia gak mungkin," ucap Derry tak menerima kenyataan.

"Om tahu? Selama ini yang selalu dibanggakan Senja itu om, dia gak pernah membenci om sedikitpun, dia menanggung biaya pengobatan nya sendiri, menanggung semuanya sendiri, dan om dia juga di bully, dia kesakitan sendiri selama ini," ucap Harsa menggebu-gebu.

Luruh sudah air mata Harsa, dirinya sangat tahu bagaimana sakitnya menjadi Senja bahkan menjadi saksi bagaimana hidup Senja berjalan selama 3 bulan ini.

Derry memegangi dada nya yang terasa sangat sesak, Harsa sama sekali tak peduli dengan janjinya pada Senja yang tak akan memberi tahu Papanya tentang penyakit yang di deritanya.

"Selamat om, om baru aja berhasil membuat hidup anak om menjadi jauh lebih menyakitkan," sambung Harsa.

Harsa pergi meninggalkan kediaman keluarga Wirama, saat ini yang ada di benaknya hanyalah menemani kekasihnya, Senja.

Sesampainya Harsa di rumah sakit, dirinya kembali dilanda sesak akibat kesedihan mendalam karena Senja terbaring lemah di atas kasur rumah sakit dengan peralatan canggih menancap di tubuhnya yang benyak terluka.

Tak pernah Ezriel melihat anaknya selemah ini sejak kembali ke Jakarta, Harsa sangat mencintai Senja, tak terasa Ezriel pun menangis melihat kerapuhan Senja dan Harsa.

Harsa masuk perlahan ke kamar rawat Senja, diraihnya tangan Senja, di kecup perlahan tangan yang di genggam nya itu dengan deraian air mata yang tak kunjung berhenti, tak lama kemudian Senja mulai sadar.

Tangan Senja yang sedang digenggam oleh Harsa bergerak perlahan, mata Senja pun terbuka, dan kembali Senyuman yang diberikan oleh Senja saat menatap lelaki yang memberikannya kebahagiaan belakangan ini.

"Senja maafin aku, maaf," kata Harsa.

"Hei bukan salah kamu kok," balas Senja.

"Kenapa gak aku aja yang ngerasain jadi kamu? Kenapa bukan aku aja yang terbaring lemah disini, kenapa gak aku aja yang sakit," racau Harsa.

Senja menggelengkan kepalanya cepat dan menangis kala mendengar harapan Harsa yang ingin bertukar tempat dengan dirinya.

"Jangan ngomong gitu lagi, kamu harus bahagia," ucap Senja memeluk Harsa erat.

Ezriel terus menangis kala melihat anaknya dan Senja seperti itu hingga Derry datang ke rumah sakit tempat Ezriel bekerja untuk menemui Senja.

"Ez dimana Senja?" tanya Derry.

Ezriel menatap dingin pada Derry dan berkata,

"Saya bilang jangan dekati Senja lagi."

"Ez biar gimanapun Senja tetep anak saya," balas Derry.

"Kapan terakhir kali kamu bersikap layaknya Papanya Senja?" tanya Ezriel.

"Please kasih aku kesempatan memperbaiki kesalahan aku," jawab Derry.

Senja dan Harsa yang mendengar keributan dari luar kamar rawat Senja pun penasaran dengan yang terjadi diluar.

Sesampainya di luar, Derry yang melihat anaknya keluar dengan pakaian rawat itupun tak peduli dengan Ezriel yang masih menghalangi dirinya menemui Senja.

Derry langsung berlari memeluk erat putri kecilnya yang dulu sangat disayanginya itu, runtuh sudah pertahanan Senja, Senja menangis dipelukan sang Papa yang masih sangat disayanginya itu.

Ezriel tak bisa menghalangi lebih lama pertemuan mereka berdua, melihat Derry yang benar-benar menyesali perbuatan serta kebahagiaan Senja membuat Ezriel memaafkan Derry.

Hari itu Senja dan Derry berdamai, Derry yang bersungguh-sungguh akan membahagiakan Senja seperti sediakala juga Harsa serta Bianca yang selalu setia menemani Senja dalam melawan penyakit yang semakin hari semakin menggerogoti kesehatan nya.

------------------------------------------------------------------

Gimana gimana sama part kali ini? Bagus ga?

Mau up cepat apa ga nih?

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 15, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Fairy [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang