Part 19

30 10 0
                                        

Halo semuanya

Apa kabar hari ini?

Semoga baik ya....

Bagi yang kurang baik semoga lekas membaik.

'tetap sehat, aku sakit liat kamu sakit.'~Harsa Silvester.

'Ulang tahun terindah berkat kamu.'~Senja Easther.

---------------------------------------------------------------

Pagi hari menyapa, kali ini pagi harinya disambut dengan sejuknya kota Jakarta, karena matahari masih belum menunjukkan terbitnya.

Senja bersiap-siap berangkat ke sekolah, lalu turun ke bawah.

Suasana sepi melanda kediaman Wirama pagi itu, baik Derry maupun Rasti masih belum pulang ke rumah sejak semalam.

Senja berangkat sekolah sendirian, kali ini dia ingin naik bus menikmati pagi nya.

Sesampainya di sekolah, Senja disambut teman-teman baru nya, walaupun mereka agak aneh memandang Senja yang menggunakan masker hingga hampir menutupi mata nya.

"Senja gue boleh tanya sesuatu gak?" tanya Risma salah satu anak kelasnya.

"Ya ada apa?" tanya Senja.

"Tumben pake masker, kenapa?" tanya Risma.

"Tadi pagi aku bersin-bersin, mungkin mau flu," jawab Senja bohong.

Lalu mereka semua berbincang hingga Senja izin ingin ke toilet, namun sebenarnya dia hanya ingin ke rooftop.

Senja membuka masker nya dan angin berhembus ke luka lebam bekas tamparan Derry kemarin.

Senja meringis kecil, setitik air mata jatuh akibat perih yang dirasakannya.

Harsa yang khawatir sekali karena Senja tak berangkat bersama seperti biasa langsung ke rooftop sesampainya lelaki itu ke sekolah.

Senja tengah menatap indahnya kota Jakarta di pagi hari, Harsa langsung berlari memeluk Senja erat untuk menyalurkan kerinduan serta kekhawatiran nya.

Senja sedikit terkejut merasakan pelukan erat tiba-tiba dari Harsa, Senja melihat ke tangan yang sedang memeluknya erat dari belakang, dia tahu ini adalah tangan Harsa.

Senja tersenyum saat tahu bahwa Harsa lah yang memeluknya, namun Senja lupa bahwa pipinya sedang membengkak hingga Senja kembali meringis.

Harsa mendengar ringisan Senja, lalu dengan cepat membalikan tubuh Senja dan murka karena wajah Senja membengkak seperti itu.

"Siapa?" tanya Harsa dingin.

Hening, hanya hembusan angin yang terdengar.

"SIAPA YANG LAKUIN INI KE LO SENJA?!" tanya Harsa emosi.

Senja terkejut melihat kemarahan Harsa yang terlihat sangat nyata itu, Senja dengan gemetar menjawab.

"Sa aku gapapa, kemaren papa...."

Belum sempat Senja menyelesaikan kalimatnya, Harsa memotongnya.

"MAU BOKAP LO APA SIH HAH? NYIKSA LO KEK GITU BUAT APA?" bentak Harsa kembali.

"Sa jangan marah gini, setidaknya jangan di hari setelah ultah aku," ucap Senja.

Harsa kembali emosi mendengar nya, bahkan di ulang tahun Senja tak ada sekalipun dia tak menyiksa Senja.

"Ikut aku," kata Harsa menarik lembut tangan Senja.

Senja mengikuti saja langkah Harsa, beberapa heboh melihat Harsa menarik tangan Senja yang mulai berani menunjukan kebiasaannya atau keramahannya.

Banyak dari murid SMA Nusantara yang berharap mereka jadian.

Harsa mengarah ke parkiran motor, menyalakan motor nya dan melajukan nya keluar sekolah.

Senja hanya terdiam di kursi penumpang, menunggu kemana Harsa akan membawa nya.

Harsa membawanya ke arah kota tua, Senja mengernyitkan keningnya bingung dan bertanya kepada Harsa.

"Ngapain kita ke kotu? (kota tua)"

"Seneng-seneng lah," jawab Harsa sembari tersenyum lebar dan semangat.

Mereka menikmati hari itu, mulai dari makan makanan khas Jakarta, melihat-lihat kebudayaan hingga menikmati konser para pengamen di pelataran museum Fatahilah.

Waktu menunjukkan pukul setengah delapan malam, tak terasa hari itu berjalan sangat cepat.

Harsa dan Senja banyak sekali tertawa dan senyuman tak lepas dari wajah mereka berdua, sejenak mereka melupakan kebencian keluarga nya pada mereka.

Harsa mengantarkan Senja pulang ke kediaman Wirama, sebelum itu Harsa menghadiahkan sebuah boneka Boba kepada Senja.

"Happy birthday Senja Easther Wirama, sorry telat, doa nya biar aku sama Tuhan yang tau ya," ucap Harsa.

"Happy birthday Senja Easther Wirama, sorry telat, doa nya biar aku sama Tuhan yang tau ya," ucap Harsa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Boneka Boba nya lucu gak?

___________________________________________

"Makasih Harsa, aku suka boneka ini dari lama," jawab Senja.

Saat ini mereka sedang berada di tukang nasi goreng pinggir jalan dekat rumah Senja.

"Nja," panggil Harsa.

"Ya?" Jawab Senja.

"Boleh minta nomer kamu gak?" tanya Harsa.

"Boleh kok, sini hp kamu nya," jawab Senja.

Senja memasukan nomer nya ke hp Harsa, lalu mereka kembali makan dan pulang ke rumah masing-masing.

Senja menatap langit-langit kamar yang dihiasi glow in the dark sambil mengingat hari ini bersama Harsa, Senja tersenyum lebar sekali.

Tak lama bunyi notifikasi wa nya berbunyi dan ternyata itu dari Harsa.

Dan.....

---------------------------------------------------------

Hayooo mau tau ya mereka chatan gimana untuk pertama kali nya?

Mau tau gak?

Gimana kalo aku post di Ig kepenulisan?

Cek situ aja ya username nya rrp_story

Babay guys sampai ketemu lagiii

Fairy [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang