.
"kau benar-benar menjengkelkan phi, kau meninggalkanku dan Venice secepat ini? Apa kau tidak lihat bagaimana hiia benar-benar hancur tanpamu?"
Macau menaruh se tangkai bunga dengan tangan yang gemetar didepan guci abu seseorang, orang itu sudah meninggalkan mereka sejak seminggu yang lalu namun perasaan Macau tidak bisa berhenti untuk menganggap orang itu masih ada disekitarnya beberapa kali.
"papa.."
Macau segera menggendong Venice begitu anak itu meneteskan air matanya kembali, pundak Macau benar-benar terasa berat menopang semua beban yang ada mulai dari merawat Vegas yang beberapa kali hendak membunuh dirinya sendiri juga Venice yang tumbuh dewasa dengan luka dari hari ke hari, Macau benar-benar kacau semenjak kehilangan Pete di keluarga mereka.
"P'Pete aku benar-benar menghormati mu untuk semua kesulitan dan beban yang sudah kau lewati untuk keluarga ini."
Macau membawa Venice pergi dari pemakaman diikuti para bodyguard yang tampak sama sedihnya setelah kehilangan tuan mereka yang begitu mereka sayangi.
-
"selamat datang kembali khun Macau, khun Venice khab."
Macau hanya tersenyum dan mengangguk pada bodyguard yang menyambut kedatangan mereka di mansion milik keluarga minor.
"hiia aku sudah kembali."
Vegas tengah duduk dengan pandangan yang kosong di sofa ruang utama mansion itu, tentu saja dia adalah orang yang paling kehilangan sejak hari itu sejak Pete meninggalkan mereka untuk pergi ke tempat yang lebih tenang.
"hiia, kau sudah makan?"
Vegas hanya menggeleng menjawab pertanyaan Macau, Macau berusaha tenang menghela nafasnya berat dia harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman pada sang kakak.
"Aku akan menyiapkan makan-
"khun Vegas, khun Macau khab maaf mengganggu pembicaraan anda, Noah sudah tiba."
"bawa dia masuk."
Seorang lelaki dengan tubuh tegap yang lebih tinggi dan besar dari Macau masuk dengan pakaian yang bisa dikatakan terkesan sangat terbuka menampakkan perut sixpack dan dadanya namun yang menarik perhatian Macau adalah sebuah tato permanen bergambar lambang kepala bodyguard pada dada lelaki itu, lelaki itu segera berlutut dihadapan Macau membuat Macau terkaget.
"Apa yang kau lakukan?"
"Dia adalah kepala bodyguard yang tersisa setelah seluruh kepala bodyguard yang aku miliki mati, dia akan bekerja untuk mu mulai saat ini."
"lalu bagaimana denganmu hiia?"
Vegas melirik pada Arm dan Pol yang berdiri tidak jauh dari mereka, Arm dan Pol segera membungkuk memberi jawaban atas pertanyaan Macau bahwa mereka-lah yang telah menjaga Vegas dan Pete selama Macau berada di Ayutthaya.
"hiia, aku rasa aku akan kembali tinggal di mansion ini. Aku tidak akan membiarkan mu dan Venice hanya berdua disini."
"Lakukan semau mu, Macau."
Vegas beranjak dari sana diikuti beberapa bodyguard untuk menjaga tuan mereka agar tidak melakukan hal-hal yang membahayakan dirinya, Macau menatap lama lelaki yang masih berlutut dihadapannya menatap dirinya juga.
"Berapa umur mu?"
"19 tahun khab"
"Baguslah, setidaknya aku tidak terlibat dengan bodyguard dibawah umur lagi."
Macau berdiri dan menggendong tubuh Venice menuju kamar pribadi Pete, Venice memang selalu tidur bersama dengan Pete bahkan setelah Pete meninggal Venice tidak ingin pindah ke kamar lain dan memilih untuk memakai kamar Pete.
KAMU SEDANG MEMBACA
A COMPLICATED
Fiksi PenggemarSebuah fanmade yang di dedikasikan untuk Macau dan sepenuhnya hanyalah karangan penulis. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada karya asli milik Daemihouse dan series yang telah tayang. LGBT bxb don't like it? then leave
