[END] Ladies, Lo gabut gara-gara jomblo? Hoonie punya solusinya! Tinggal bikin aja arisan cowo, siapa yang keluar namanya di undian mesti hangout ama lo Minggu ini. Ga boleh milih-milih, ga boleh nolak! Tenang, Cowo yg blind date sama lo semua berku...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kenapa ya, kok aku kayaknya yang paling ganteng di kelas?..." Hesa mengagumi foto dirinya di chat grup temen sekelasnya. Mereka lagi asik sharing foto Wisudaan tadi pagi.
Pak Asdos asik scrolling sendiri.
Marsha yang dari tadi tiduran di sebelahnya di cuekin aja.
"Mau ngomong apaan sih, cepetan lah! Aku mau boci." Marsha ngebenerin letak bantalnya yang merosot mulu dari tadi. Acara bobo siang sehabis pulang wisudaan hampir aja gagal karena Hesa maksa mau ngobrol serius.
"Oh iya lupa," Hesa nurunin HP nya.
"Emang udah ga ketolong pikunnya." Gumam Marsha.
Hesa melepas kacamatanya. Lalu disimpen di meja. Lalu balik lagi baringan di sebelah Marsha.
Dia menghela nafas panjang sebelom ngomong.. ..dan mungkin juga pake diiringi berdoa singkat dalam hati.
"Sha. ... Aku selalu ada deket kamu tiap hari. Aku selalu jagain kamu.. Bener ga?" Dia mandang langit-langit ruang TV.
"Hmm.." Marsha meluk guling dan mulai merapatkan mata.
"..hampir ga ada hari yang aku lewatin tanpa mikirin kamu lagi ngapain.. udah makan apa belom.. ..pulang kuliah jam berapa.. " kenang Hesa lagi.
"Kakak emang bakat jadi emak-emak." Komen Marsha.
"Iya. Mungkin sih... Tapi bukan gitu maksud aku..."
"Ya terus gimana..."
"Gimana yah bilangnya..." Hesa merenung.
"Jangan bilang kalo Kakak lupa lagi mau ngomong apa..." Marsha cape sama Hesa yang sering lupa.
"Engga..bukan gitu..." Hesa mengusap idungnya yang mancung.
"Ya terus apa?" Marsha noleh curiga. Dari vibes-nya..kok kayak beneran serius ini isi pembicaraan.