Pagi yang terik kembali tiba, dengan dua orang manusia yang kini tengah berbarengan untuk mencari makanan di dalam hutan belantara.
"Ah anggur liar apa ini bisa dimakan?" gumam Taiju lebih dulu ketika dirinya melihat banyaknya anggur yang tumbuh, pemuda itu langsung tanpa pikir panjang akan mencobanya dan berakhir menyemburkannya kembali karna terlalu asam.
"Beb- baru juga mau diingatkan anggur kayak gini pasti asam." ujar (Name) sambil mulai menatap kearah lain dan melihat satu sosok batu yang kayaknya terlalu familiar untuk dilihat lagi, satu orang lelaki yang tengah duduk dan memasang ekspresi serius di wajahnya yang sudah menjadi batu.
"Bahkan sebelum kita mengenal saluran tv lain, kayaknya dia emang sudah famous, kita aj tau dia siapa walau ga melihat aksi nya di televisi." balas Taiju ketika melihat patung primata SMA terkuat itu tengah menjadi batu entah dalam kesadaran penuh atau sudah tertidur lelap layaknya orang orang.
"Ah bodo lah, rasanya dia bikin serem, ayo beb, kita bikin Senku diare." ujar anak lanang satu ini sambil menyeret Taiju yang tengah mengoceh soal hal hal yang ga boleh dilakukan antar sesama kawan. Ia kira (Name) akan mendengar? Sudah jelas tidak, semua ucapan murni itu langsung masuk telinga kiri dan keluar di telinga kiri juga.
Disaat melewati gua, disana lah keduanya langsung membelalakkan mata dan memeluk satu sama lain sambil berteriak sendiri "ADA YANG SELAMAT SELAIN KITA!" pekik kedua pejantan itu yang bahagia.
"Mana ada, aku yang taruh di sana. Goblok."
"ANJENG/ ELU YA!" pekik kedua pria yang baru saja senang namun dijatuhkan kembali oleh sobat mereka yang satu lagi.
Keduanya kembali melepas pelukan dan menatap ke air yang menetes satu persatu itu.
"Ternyata cuma kita kah manusia yang selamat?"
Gumam Taiju sambil mulai menunjukkan muka frustasi nya lagi,
Sementara Senku langsung mendekati wadah tempat menyimpan air yang entah apa namanya.
"Ya apa susahnya, kita tambah saja populasi manusia, itu akan menjadi prioritas kita. Mana mungkin kita ada harapan kalo cuma dua cowo dan satu banci hidup bersamaan."
"Iya juga...." Sahut Taiju yang setuju dengan ucapan logis Senku sebelum dirinya sadar sedang menohok kokkoro orang yang disebelah nya dengan sangat kejam.
"Apa maksud mu daun bawang sialan, dan kau kenapa memasang ekspresi yang menyatakan fakta itu beb! Ku kira hubungan kita istimewa!" pekik (Name) dengan nada petrick yang ditinggalkan oleh Garry.
Cairan nitrat yang menjadi alasan kenapa material yang membuat seluruh orang menjadi batu dapat mengalami pelapukan atau pembusukan, ketiga nya mulai keluar dari goa dan kembali ke basecamp, melihat cairan nitrat itu yang akhirnya dituangkan ke burung walet yang masih menjadi batu.
"Jadi tak semudah yang terlihat ya, menyebalkan juga." gumam (Name) ketika melihat burung walet itu sama sekali tak menunjukkan reaksi akan bangkit hanya dari kotoran hewan yang telah menjadi asam nitrat.
"Aku sudah pakai semua cara sampai gila"
"Jangan pakai perumpamaan sen, lu emang sejak awal gila, cuma ketutup pemikiran logis aja." sela (Name) sambil mengambil satu buah yang masih fresh dan mulai mengigitnya.
"Andai kita punya alkohol." ucapan yang tiba tiba tertangkap telinga itu pun membuat dua manusia yang baru saja memungut anggur liar saling bertatap tatapan dan tak memedulikan penjelasan lain.
"Alkohol? BENAR JUGA, ANGGUR!" pekik (Name) yang heboh sendiri sambil melempar satu biji anggur ke Senku yang tengah mengoceh soal Nital.
"ANJER, APAAN NIH? ASAM BANGET!" pekik Senku sambil mulai memuntahkan anggur yang tadinya ia gigit secara refleks.
KAMU SEDANG MEMBACA
Shankara (Dr. STONE x Male! Reader)
FanfictionBukan sihir bukan juga sebuah sains. INI CUMA HOKI HOKIAN AJA DUDE!_(Name) ..... Keknya salah sih w ngarep elu berguna._Senku not a bl or bxb. Just a normal stories with some cringe joke inside.
