Sring...
Trang...
Blarrr...
Suara adu kunai dan ledakan terdengar menggema di tengah tengah kota. Beberapa bangunan sudah luluh lantak dan menyatu dengan tanah.
"Tuan Hokage menyingkirlah saat ini aku sedang tidak ada urusan dengan mu. Sekarang aku hanya membutuhkan pak tua itu. Serahkan dia padaku dan aku tidak akan menyerang Konoha lagi!" Ucap seseorang berjubah hitam yang memiliki rambut berwarna merah.
"Sekarang dia adalah bagian dari desa Konoha jadi sudah sewajarnya aku melindunginya!"
"Kau bodoh sekali. Apa kau mau mati?"
"Geh... Coba saja kalau bisa."
"Tuan Hokage! Kami akan membantumu!" Teriak beberapa Shinobi sekelas jonin yang baru saja datang.
"Mundur kalian semua untuk saat ini lindungi Amado terlebih dahulu." Titah sang hokage.
Beberapa Shinobi langsung pergi menuju tempat Amado berada sementara Shinobi yang lainnya sedang berusaha untuk menghentikan monster monster aneh yang datang bersama pria berjubah itu.
"Aku tidak akan segan segan terhadapmu!" Pria itu kemudian mengeluarkan senjata yang terpasang di tangannya lalu hendak menyerang Naruto. Sementara itu Naruto sudah siap dengan mode saninnya.
"Code dia ini cukup berbahaya tapi apa dia bisa mengelak dari serangan ini? Choodama rasengan." Naruto mengeluarkan sebuah rasengan besar yang terbuat dari Cakra alam.
Menyadari bahwa Cakra alam adalah kelemahannya,"cih sial!" Code kemudian menarik seseorang keluar dari bekas cakar miliknya seketika rasengan milik Naruto berbalik mengenainya.
Blarrr...
"Hei Code dimana kita apa kau sedang bertarung dengan seseorang?" Suaranya terdengar seperti anak anak.
"Yah benar. Hey Daemon bisakah kau menyingkirkan beberapa orang yang menghalangi ku!"
"Oh tentu." Dalam sekejap saja beberapa Shinobi sudah tergeletak tak sadarkan diri bahkan dari mereka juga sudah meregang bernyawa. Naruto mencoba bangkit setelah terkena rasengan miliknya yang berbalik mengenainya.
"Dasar dia itu seenaknya saja membawa Daemon awas saja jika dia sampai melukai Kawaki!"
"Hey apa dia perlu untuk disingkirkan juga?" Tanya Daemon sambil menunjuk ke arah Naruto.
"Seorang anak? Kenapa bisa disini jangan jangan dia adalah sekutu Code sial beberapa Shinobi juga sudah tidak bisa bertarung." Batin Naruto sambil melihat situasi di sekitarnya.
"Mungkin." Balas Code santai.
Saat Daemon hendak melancarkan serangan kearah Naruto serangan itu berhasil di cegah oleh Boruto dan Kawaki yang baru saja datang. Kawaki menghisap serangan itu menggunakan karma miliknya.
"Nanadaime apa kau baik baik saja?" Tanya Kawaki yang tampak sangat khawatir dengan Naruto, "ck para Shinobi ini apa yang mereka lakukan sebenarnya hah?" Kawaki berdecak kesal.
"Aku baik baik saja para Shinobi ini mereka terkena serangan mereka sendiri. Tidak lebih tepatnya serangan yang berbalik ke mereka karena anak itu."
"Dasar mereka semua tidak berguna." Umpat Kawaki.
"Oy kawaki sekarang bukan saatnya membahas itu sebaiknya kita lawan mereka berdua dulu dan beberapa monster monster itu." Ucap Boruto sambil menunjuk ke arah Daemon dan code serta beberapa monster yang sepertinya terbuat dari jubi.
Pertarungan dahsyat kembali berlangsung di tengah kota Konoha bangunan sudah luluh lantak sekarang tengah kota Konoha benar benar telah menjadi Medan perang. Suara ledakan saling bersahutan.
KAMU SEDANG MEMBACA
BoruSara after time skip
Romancemata hari terbenam terlihat di atas patung wajah hokage ketujuh berada tepat dimana dua orang yang baru saja bertemu setelah tiga tahun mereka berpisah. "jadi selama ini kau masih hidup lalu kenapa tidak pernah menemui ku kau tau akau berusaha menja...
