Sesuai yang dikatakan Shikadai hari ini Eida di bebaskan dari masa tahanannya karena telah membatu membocorkan rencana milik Kawaki pada Boruto yang secara tidak langsung sudah membantu desa Konoha.
Pria kuning mermata safir itu kini tengah berdiri di dipan pintu sell.
"Wah aku tidak menyangka yang menjemputku adalah seorang pangeran!" Ucap Eida saat melihat Boruto.
"Anggap saja ini hanya ucapan terimakasihku!"
"Baiklah. Kalau begitu ajak aku jalan jalan saja!"
Tap.
"Hey lepaskan tangan mu Eida!"
"Ayolah katanya mau berterima kasih lagian sekali ini tidak masalah kan?!" Boruto hanya menuruti ucapan Eida mereka berkeliling desa Konoha. Beberapa orang juga terpesona ketika melihat Eida.
"Oh hai nona Uchiha!" Sapa Eida dengan riang saat melihat Sarada yang tengah membeli beberapa bahan makanan. Eida menarik Boruto ke tempat Sarada.
Sarada melirik tangan Eida yang tengah menggenggam tangan Boruto, "oh halo!" Balas Sarada datar dan memberikan uang pada penjual sayuran kemudian segera beranjak pergi dengan wajah datar.
"Kenapa dia?!" Tanya Boruto yang malah menyerit heran.
'dasar pria tidak peka!' batin Eida.
"Aku dengar adik ku sedang berada di rumah mu jadi boleh kah aku tinggal sementara di rumah mu?"
"Apa?! Tidak kau sudah di beri tempat tinggal sendiri jika hanya untuk mampir tidak masalah tapi jika untuk tinggal tidak!"
"Ck, ayolah 1 kali saja!"
"Tidak!" Ucap Boruto sambil melepaskan genggaman tangan Eida. Tampak sedikit raut kesal di wajah Eida.
"Dasar pria menyebalkan! Bilangnya tidak mau aku kenapa napa tapi sekarang lihat dia malah bersantai santai dengan musuhnya!" Gerutu Sarada yang sudah berada di kediaman Uzumaki sambil memotong motong daun bawang hingga suaranya menggema sampai di ruang tamu.
"Kak Sarada ada apa?" Tanya Himawari.
"Eh, Hima aku tidak apa apa hanya saja daun bawang ini sedikit sulit di potong saja!" Elak Sarada.
Hima mengangguk, "mau hima bantu memasaknya?"
"Tidak tidak usah aku bisa sendiri."
Sarada melanjutkan acara masaknya membuat beberapa hidangan yang cukup sering dia masak saat di mansionnya hingga terdengar suara pintu terbuka dan menampakkan seorang pria berambut kuning dan perempuan berambut navy.
Tak! tak! tak!
Sarada memotong beberapa sayuran dengan suara keras hingga mengalihkan kembali atensi Himawari yang tengah menonton televisi bersama Daemon.
"Apa sayurannya sulit di potong lagi?" Tanya Himawari polos.
"Ya seperti itu lah!" Kata Sarada sambil melayangkan tatapan tajam pada dua orang yang baru saja melewati nya.
Boruto yang melihat Sarada beralih mendekat ke arahnya, "kenapa mau aku bantu?"
"Tidak terimakasih aku bisa sendiri!" Ucap datar Sarada. Boruto hanya menatap Sarada sesaat lalu mendudukkan dirinya di sofa ikut Himawari menonton televisi walaupun tak jarang jarang dia mencuri pandang ke arah Sarada.
Terlihat gadis uchiha itu sangat lihai memasak di dapur bagi Boruto saat ini Sarada terlihat sangat keren di tambah Sarada yang mengenakan apron berwarna pink.
"Hai Sarada mau aku bantu aku juga ingin belajar memasak!" Celetuk Eida yang saat ini sudah berada di samping Boruto.
"Hem lihat saja dulu!"
KAMU SEDANG MEMBACA
BoruSara after time skip
Romansamata hari terbenam terlihat di atas patung wajah hokage ketujuh berada tepat dimana dua orang yang baru saja bertemu setelah tiga tahun mereka berpisah. "jadi selama ini kau masih hidup lalu kenapa tidak pernah menemui ku kau tau akau berusaha menja...
