~chapter 12 ~

1.1K 76 6
                                        


A.. Apa kah"

"A.. Apa ini s.. Sungguh 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒"

____________________________________________________________________________

















"Apa ini sungguh terjadi" kata Gempa yang tidak  percaya dengan apa yang ia lihat dan dengar tadi

Pandangan mereka semua tertuju kearah Blaze , orang yang telah berbicara.. Mereka semua memandang blaze dengan tatap senang, terharu, bahkan Sedih

Ice kemudian memandang blaze dengan air mata yang sudah memenuhi kelopak matanya, ia kemudian langsung menyentuh pipi blaze dan tersenyum Gembira

"A.. Apa.. Tadi a..bang B...blaze katakan" tanya Ice mencoba memastikan kalo ia tidak salah dengar , Akhirnya Abang nya Blaze berbicara, ia betul betul merindukan Suara Abang nya itu

Blaze memandang kosong kearah Ice, ia kemudian memandang kembali foto foto yang ada di Album itu dengan pandangan kosong

Semua saudara saudara nya menunggu blaze berbicara kembali, mereka berharap bahwa suara yang mereka dengar tadi bukan hanya khayalan mereka

Blaze memandang kosong kearah satu foto  yang dimana ia dan ice sedang tertidur pulas di bawah pohon itu

Ice yang tertidur  sambil menyenderkan kepala nya dipundak Blaze dan blaze yang tertidur diatas Kepala ice saat itu umur mereka baru saja menginjak 6 tahun

Semua saudara blaze memperhatikan blaze dengan tatap senang, Blaze kemudian membuka mulutnya perlahan lahan sambil memandang foto itu dengan tatap kosong

"Apa ......itu....Aku.. " kata Blaze dengan suara Pelan

Semua saudara nya yang mendengar itu langsung mengalirkan air mata bahagia, Akhirnya setelah sekian lama, Akhirnya blaze berbicara

Tanpa aba aba Ice langsung memeluk Abangnya itu sambil mengalirkan Air mata bahagianya, ia sungguh sungguh merindukan suara  blaze

"Akhirnya!?.. Akhirnya!?.. Abang blaze berbicara.. Hiks.. Hiks.. Ice rindu suara Abang.. Hiks.. "Kata ice diiringi oleh isakan tangis bahagia

Thorn pun ikut memeluk blaze tidak kalah Erat dari Ice, ia menangis bahagia dipundak  Blaze hingga membuat baju blaze basah akan air mata dari kedua adik beradik nya itu

"Hiks.. Hiks.. Akhirnya blaze berbicara abang hali" kata Taupan sambil memeluk Halilintar yang tepat berada di samping nya, sedangkan halilintar hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum kecil kearah blaze

Gempa mengalirkan air mata bahagia nya.. Ia sangat senang akhirnya Blaze menunjukkan reaksi pertamanya, ia berpikir mungkin ini adalah suatu pertanda bahwa blaze akan segera pulih

Solar ia sama seperti saudara saudara nya yang lain, cuman ia langsung menghapus air mata, dan tersenyum lebar dan gembira kearah Abang nya blaze

Blaze hanya menatap kosong kearah saudara saudara nya, ia tidak membalas pelukan ice dan Thorn, ia hanya menatap kosong kearah saudara saudara nya yang menangis haru

Suasana kamar itu menjadi sangat hangat, Mengapa..? Akhirnya saudara yang selama ini mereka rindukan sudah bisa menunjukkan reaksi pertama.. Ini sudah menyenangkan!?

Sangat menyenangkan!?.. I.. Ini merupakan awal nya...





















































"Yahh..ini merupakan awal dari semuanya"





































Lost Emotions AUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang