~Chapter 14~

1K 88 2
                                        

Setelah usai mengantar blaze untuk kontrol dirumah sakit

Para elementel brother pun, mulai bertolak pergi dari rumah sakit itu, dan tidak lupa mereka melambaikan tangan mereka ke arah Arnav sebelum benar benar keluar dari rumah sakit itu

Sekarang para elementel brother berada di dalam mobil, sama seperti tadi halilintarlah yang tetap mengemudi , tapi sekarang Taupan lah yang ada di sisinya

Dan solar berada di bangku kedua bersama gempa dan Thorn yang dimana Thorn tertidur dibahu Gempa

sedangkan blaze dan ice berada di bangku nomor 3 dengan Ice yang kembali membaringkan kepalanya di paha blaze sambil tertidur pulas dan blaze yang sama seperti ice hanya saja ia tertidur sambil menyederkan kepalanya di kaca mobil

Suasana dalam mobil itu sangat sunyi bukan hanya karna Thorn yang tertidur atau apa, masing masing dari mereka hanyut di pikiran mereka masing masing mengenai pernyataan Arnav yang cukup membuat mereka semua Khawatir

//Flashback//

Flashback sebelum para elementel brothers pergi dari rumah sakit itu

Di ruangan pribadi Arnav, Terlihat para elementel brother beserta Arnav sedang berkumpul diruangan itu tak kecuali Blaze

Suasana diruangan itu sangat tegang dan sunyi , setelah sesi pelukan itu Arnav mengajak seluruh Elementel brother untuk berkumpul diruangannya itu untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting yang pasti mengenai kondisi mental Blaze saat ini

Semua yang ada di ruangan itu hanya mendiamkan diri mereka .. Tidak ada satu pun dari mereka yang memulaikan pembicaraan sampailah halilintar yang memulaikan pembicaraan itu

"Jadi ada apa Arnav..? " tanya Hali to the poin kepada Arnav

Semua mata elementel brother kini tertuju kearah Arnav yang sedari tadi hanya Mendiamkan diri nya

Terlihat Arnav menghela nafas beratnya dan memandang satu per satu Elementel brother

"Hah..ini merupakan kabar baik dan juga kabar buruk bagi kalian semua utama lagi bagi blaze " kata Arnav sambil memandang satu persatu elementel brother itu

"Apa maksud nya Arnav.. " kata Taupan yang sedari mendiamkan dirinya

"Ya apa maksud nya Arnav..? Apa kabar baik dan kabar buruk bagi kami dan Blaze.. " tanya Gempa kepada Arnav

Arnav hanya mendiamkan dirinya, pandangannya sekarang teralih kearah jendela yang ada diruangan nya itu

"Aku akan memberitahukan kabar baik dulu sebelum kabar buruknya kepada kalian.. " kata Arnav dengan nada serius, sedangkan para elementel brother hanya menganggukkan kepala mereka sebagai jawaban "ya " atas pernyataan Arnav

Arnav hanya menghela nafas , kemudian salah satu tangannya meraih salah satu map yang berisi data data mengenai pengembangan blaze selama ini

Arnav lantas membuka map itu dan langsung membaca setiap inci data data mengenai perkembangan Blaze selama ini

"Kondisi blaze semakin membaik ini merupakan awal yang bagus, dengan munculnya reaksi pertama dari blaze, aku bisa pastikan tidak akan lama lagi, ntah itu ingatan atau emosinya akan kembali.. " kata Arnav sambil membaca setiap inci data yang ada di map itu

Elementel brother yang mendengar itu merasa sangat senang Akhirnya ingatan dan emosi blaze akan kembali

Tapi ada satu hal yang Mengganjal hati mereka, kabar buruk .. Kabar buruk apa..?

"Bukankah itu bagus Arnav.. " kata Halilintar sambil memandang kearah Arnav

Arnav hanya mendiamkan dirinya .. Kemudian tangannya dengan segera menutup map yang ia baca tadi dan meletakkannya di dalam laci mejanya

Lost Emotions AUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang