.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Warning! :
-penulisan non baku
-terdapat kalimat kasar
Flashback : beberapa Jam sebelum nya
"Hey! KAU MAU KEMANA AH! LUKA MU ITU BELUM SEPENUHNYA PULIH BODO! "
"RYAN! KENDALI DIRIMU SIALAN! KAU MAU KUASA ITU MENGAMBIL ALIH DIRIMU LAGI KAH AH! "
"LEPASKAN AKU LYN! KAI! AKU TIDAK DIAM SAJA, MELIHAT KEDUA ADIK KU DALAM BAHAYA SEKARANG!"
Terlihat Reverse kini sedang memberontak saat dirinya, sekali lagi memaksa untuk pergi menolong Blaze dan ice yang kini menjadi tawanan Musuh nya itu.
Alat Elektrokardiogram yang masih terpasang didadanya itu, terus saja berbunyi nyaring yang membuat suasana didalam Ruangan tersebut semakin ricuh
Terlihat pula, Kaizo serta Lyn yang tampak sekuat tenaga sedang menahan Tubuh rekannya itu, yang berencana pergi mencari Lokasi kedua adiknya beradiknya
"ARHHH! RYU! SIAPAPUN! CEPAT BAGI OBAT PENENANG ITU KEPADA SI BODO INI! AKU TIDAK TAU SAMPAI KAPAN AKU DAN LYN BISA MENAHANNYA! " ucap kaizo, sembari terus menahan tubuh rekannya itu yang terus saja memberontak, berusaha melepaskan diri
"RYAN! TOLONG TENANGKAN DIRIMU! BLAZE DAN ICE PASTI AKAN BAIK BAIK SAJA! AKU PASTI ADIK BERADIK MU SERTA ARNAV DAPAT MENEMUKAN MEREKA SECEPATNYA! MAKA DARI ITU TOLONG TENANGLAH! SEBELUM KAMU MELUKAI DIRIMU SENDIRI KEMBALI! " jelas panik Lyn, saat dirinya melihat beberapa tetesan darah yang mulai keluar, mengotori perban serta pakaian yang Sahabat nya itu kenakkan sekarang.
Lyn dan kaizo terus saja berusaha menahan Reverse yang terus saja memberontak untuk dilepaskan, bahkan tidak satu maupun dua kali mereka harus menerima pukulan serta tendangan yang sahabat nya itu berikan itu, berharap agar cengkreman yang kedua Rekannya berikan itu lepas
"TOLONG LEPASKAN AKU LYN! KAI! AKU MOHON! BIARKAN AKU MENCARI KEBERADAAN MEREKA! A-AKU HIKS.. AKU TIDAK INGIN KEHILANGAN ADIK KU SEKALI LAGI!" Ucap Reverse sambil terus berusaha melepaskan diri dari cengkraman yang kedua sahabat nya berikan itu.
Air mata pun terlihat mulai turun, membasahi pipi Reverse, sesaat dirinya mengingat wajah Blaze yang tampak ketakutan saat Leon membawa dirinya secara paksa pergi.
Mendengar akan hal itu, Tampak Kaizo dan Lyn hanya terdiam sembari terus menahan tubuh rekannya itu agar tetap berada di bangsal tempat dia dirawat
Lyn pun juga tampak terlihat sedikit mengigit bibir bawah dengan kuat, sehingga mengakibatkan keluar setetes darah dari bekas gigitannya itu, tatapan mata yang awalnya tampak penuh dengan kekhawatiran kini berubah menjadi tatapan sedu, sesaat dirinya melihat bertapa kerasnya usaha sahabat itu agar bisa pergi mencari keberadaan kedua adiknya itu.
'Setakut ini kah dirimu sekarang Reverse, setelah kejadian 10 tahun yang lalu kamu sudah banyak Berubah ' batin Lyn yang tampak masih menatap sedu Sahabat nya, cengkraman pada lengan sahabat itu masih belum dirinya lepaskan, walaupun hati terasa sakit melihat bertapa kacaunya kondisi reverse saat ini
Mereka berdua terus berusaha menahan Tubuh Reverse hingga, dari Arah pintu keluar terlihat seorang Remaja lelaki dewasa yang tampak berjalan tergesa gesa menuju kearah ketiga orang itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lost Emotions AU
Ficção AdolescenteMenceritakan tentang seorang pemuda yang dikenal terlalu hiperaktif, dan bersifat kekanak-kanakan Tiba tiba mengalami sebuah kejadian yang membuat seluruh hidupnya berubah.. ...
