twenty eight

160 6 0
                                        

Haii semuaa cug yang kangen kerisuhan dan keributan mereka,siap kehilangan salah satu dari mereka?.

Canda gess so tanpa ae o lagi so lets start reading.

Kalau suka klik vote and comen gess.

Love  you all.

1 bulan di negara kanada bahasa inggris senja pun lumayan fasih mereka tak lagi tinggal di rumah utama keluarga besar bunda melainkan di mansion pribadi milik.Bunda,nayla pun berperan baik untuk menjadi ibu mereka dan mengimbangi waktu kerja dirinya.

Matahari masih malu-malu untuk muncul begitu juga dengan peran utama kita gadis yang memiliki pribadi ceria ketika dirinya nyaman dengan orang itu sebalik jika ia tak nyaman kepribadian dirinya juga berbeda.

*kring,kring,kring

Suara alarm berbunyi kencang orang yang bergelung dengan selimut mengabaikan alarm itu malah mendalami selimut dan kembali tidur dengan nyenyak.

"ASTAGA ADEK ITU ALARM MATIIN DULU BERISIK ALLAHU"teriak ikbal dari luar kamar.

"ADEKK LO GAK MATI KAN?".

Reza memukul kepala ikbal tenang tak kencang cuman bunyi renyah saja.

"STUPID DOAIN YANG GAK²"reza mengomeli ikbal.

"Yaa ampun bang habis itu alarm senja berisik anak belom bangun kali yak?"ikbal.

"Mungkin kagak tau senja aja dah sana mandi turun kebawah bunda udah siapin sarapan sebelum berangkat kerja"reza.

"Bunda berangkat pagi?tumben"ikbal.

"Meeting clien bal dah sono ngerocos bae kek banjai"reza.

*ceklek.

Reza menatap sebuah gulungan besar ditutupi oleh selimut hordeng belum dibuka sama sekali buku mata pelajaran berantakan dimana-mana ada kertas tugas senja dikasur laptop masih menyala satu yang reza simpulkan kamar adek satu nya 11 12 sama ikbal.

"ARCHELIA SEARINA SENJA BANGUN GAK BANGUN ABANG BAKARIN NIH KERTAS-KERTAS NYA"reza.

"10 menit lagi ngantuk"senja.

"Kebiasaan bangun beresin nih kamar kek kamar ikbal berantakan terus"reza.

"Heum"senja.

"ADEKK BANGUNN"reza.

Reza menarik paksa selimut senja hingga tubuh pemilik terlihat setelah nya ia membuka hordeng membiarkan cahaya matahari menyinari kamar adek nya.memunguti kertas tugas milik adek nya,mematikan laptop yang menampilkan akhir series thaitu blue.

"ABANGG ADA BINATANG"suara lantang ikbal mengema dari dapur.

"REZAA LAPTOP GUE RUSAKK GIMANAA INI"suara lantang arkan dari kamar nya.

Cukup.

Kepala reza pusing mengurusi ketiga adik nya tanpa bunda nya menarik nafas lalu bergegas menghampiri salah satu dari mereka belum ada 3 detik reza melangkah.

posesif brotherTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang