SEBELUM LANJUT BACA
VOTE DULU KUYY!!ෆ╹ .̮ ╹ෆ
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Pukul 22.20 rombongan sampai di hotel kembali.Semua siswa bergegas masuk ke dalam kamar hotel masing-masing untuk beristirahat.Secara bergantian Tania,Vera,Inda dan Ani mengganti baju mereka dengan baju yang nyaman untuk tidur nanti.Setelahnya mereka langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur.
"Huh, capeknya"keluh Vera sembari tengkurap di kasur.
"Wajar lah,kan kita tadi muter-muter"jawab Inda sambil membuka hpnya.
"Kalian tadi jalan-jalan sendiri kah?kok di rombongan tadi nggak ada?"tanya Ani.
"Iya,lagipula udah tau juga arahnya jadi nggak mungkin tersesat"jawab Tania menjelaskan.
Ani hanya mengangguk paham lalu kembali diam sembari memainkan hpnya.
"Eh,anak-anak di bawah pada beli makanan anjir"celetuk Vera sambil memperlihatkan story Flora di kamarnya.
"Belinya dimana?di depan hotel ada warung atau toko kah?"tanya Inda.
"Kayaknya ada toko kecil,nih anak sebelah story nya disana juga nunggu mie"ucap Tania memberitahu.
"Gimana kalau kita beli juga,gua pengen njir"ajak Vera.
"Boleh deh,gua juga pengen nih"sahut Inda sambil mengambil uangnya.
"Ayok aja.Eh Ani,mau ikut nggak?"tawar Tania.
"Beli mie ke bawah?aku ikut"ucap Ani.
Setelah mengambil uang mereka langsung keluar kamar dan menaiki lift untuk turun ke lobby.Sampai di sana mereka berjalan keluar untuk sampai di toko kecil seberang jalan.Kebetulan saat melewati teras hotel,ada Nika dan Tanti yang duduk di tangga depan.Mereka menyorot mereka berempat dengan tatapan julidnya yang membuat mereka risih.Mereka menatap sangat intens mulai dari ujung kaki sampai kepala.Vera hanya memutar mata malas lalu mengajak mereka cepat berlalu dari sana.
"Gitu amat sih natapnya,risih tau nggak"ucap Inda kesal.
"Sama,nggak santai banget liatinnya.Emang harus banget ya diliatin segitunya?"imbuh Tania tak kalah kesalnya.
"Huh,biarin aja.Mungkin mereka iri liat kita.Dahlah nggak usah ngebahas mereka,mood gua rusak nanti"ucap Vera.
Saat mereka mau masuk ke dalam tokonya,mereka terkejut karena banyak anak laki-laki di dalam sana yang langsung memusatkan perhatiannya pada mereka berempat.Tania langsung mengajak mereka keluar toko karena malu.
"Ya ampun,banyak banget sih cowoknya"ucap Tania.
"Lah iya,terus gimana dong belinya?"tanya Inda bingung.
"Bentar gua chat Ardi dulu,kayaknya dia tadi di dalam"ucap Vera menenangkan sambil mengetikkan pesan kepada Ardi.
Beberapa saat kemudian Ardi muncul dari dalam dan menghampiri mereka,
"Kenapa?kalau mau beli masuk aja kenapa masih disini sih,ya ampun"ucap Ardi sambil memegang rokoknya.
"Mending lu pesenin mie buat kita berempat,nih uangnya"suruh Vera sambil menyerahkan uangnya pada Ardi.
"Kenapa nggak beli sendiri coba,ngrepotin aja"omel Ardi lalu balik ke dalam untuk memesankan mie mereka berempat.
"Mau tunggu disini atau kembali ke atas?"tanya Tania.

KAMU SEDANG MEMBACA
Stay?
Novela JuvenilKisah tentang Tania dan Afzal di akhir masa biru putihnya.Cerita dari dua rasa yang sama dan berkahir dengan sebuah janji dari Afzal.Bukan berakhir lebih tepatnya bersambung karena mungkin masih ada lanjutannya.Kelanjutan dari semuanya tergantung da...