Enjoy reading ⑅
_____________________________
Sekitar tiga bulan terlalui, kini tak ada lagi rasa canggung diantara keduanya. Bahkan, pertengkaran layaknya saudara kerap sekali terjadi akhir akhir ini.
Nek Ima saja sudah sampai sempat mendiami mereka karena kejadian dua hari lalu. Hari hari yang Azalia lalui kini penuh dengan senyum sumringah yang selalu ia letakan di wajahnya.
............
" DARYAN ELLGARA, PUTRA DARI BAPAK DEAN PRATAMA!" Seru seorang pria paruh baya yang berdiri di pojok panggung.
Daryan sebagai pemilik nama yang dipanggil pun berjalan menuju panggung. Ia menaiki satu persatu tangga, dan menghampiri satu persatu guru untuk melakukan susunan acara layaknya kelulusan pada umum nya.
Setelah turun dari panggung, ia pun langsung menghampiri jajaran kursi yang berisi Azalia, Nek Ima dan Ayah nya. Ia segera menjulurkan tangan nya untuk menyalami kedua orang tersebut.
Dean pun memeluk putra sulungnya itu sejenak, lalu mengajak ketiga orang tersebut keluar untuk berfoto.
Untunglah disana ada Adellyna yang tanpa sengaja berpapasan dengan mereka.
Dean pun meminta tolong dengan baik untuk memfotokan mereka berempat. Setelah beberapa kali menggambil gambar, tiba tiba nek Ima sedikit menjauh dari ketiganya.
" Nah, sekarang kalian foto bertiga dulu," ucap Nek Ima lalu minggir agar tak masuk kedalam Frame.
Setelah foto bertiga, kini bergantian masing masing berfoto dengan Daryan satu persatu.
" Kalian berdua gih kak, gue yang fotoin," tawar Azalia mengambil alih ponsel di genggaman Adellyna perlahan.
Adellyna pun meng- iyakan saja lali berjalan mendekati Daryan. Kuduanya pun mengambil beberapa foto dengan Azalia sebagai fotografer nya.
Entah dapat ide dari mana ia pun menoleh kepada ayah nya yang berdiri dengan Nek Ima di sebelahnya.
" Yah," panggilnya.
Dean hanya berdehem menjawab panggilan dari Azalia. Karena tidak sabar, tanpa banyak bicara, Azalia langsung menyeret Ayah nya untuk berdiri di tengah tengah Adellyna dan Daryan.
" Nah, sip," celetuknya setelah mengambil gambar.
" Liat kak, udah pantes loh jadi mantunya Pak Dean," lontarnya diseringi kekehan sambil menunjukan hasil fotonya kepada Adellyna.
" Ih, apasi Za," serkas Adellyna sambil memalingkan wajah.
Azalia yang tanpa sengaja melihat telinga Adellyna yang kian memerah pun semakin tertawa keras.
" Salting mah salting aja kak, gausah malu malu hahahha," ucapnya dengan tawa yang masih terdengar keras.
" Udah ih dek, jangan digoda terus, malah ga jadi-jadi nanti," sahut Dean yang kini malah membantu Azalia mengompori kedua pasangan friendzone itu.
" Ayah kok malah ikut ikutan sih," kesal Daryan yang sejak tadi diam saja.
" Udah udah, Del, itu dipanggil Mama nya," tutur Dean lembut.
KAMU SEDANG MEMBACA
EUDAIMONIA
Teen FictionSebuah Kisah pertemuan antara seorang gadis bernama Azalia Ghianara, dengan seseorang yang rupanya selama ini ia cari. Kisah kehidupan yang selama ini ia jalani, hanya dengan ayah nya. Juga dengan menyimpan rasa rindu terhadap bunda dan kakak nya. ...
