Dua minggu berlalu gulf semakin dekat dengan orang tua mew, jika mew dan papi mew pergi bekerja maka gulf di temani mami nya di rumah.
Banyak kesamaan antara gulf dan mami mew itu membuat mereka semakin dekat dan akrab layak nya anak sendiri.
Seperti hari ini gulf di ajak mami mew berbelanja menghabiskan uang suami mereka seperti prinsip mami mew 'biarkan para lelaki bekerja dan tugas istri hanya menghabiskan uang nya saja'.
Setelah mereka menghabiskan waktu berdua mereka pergi menuju kantor mew dan di sana juga sudah ada papi mew dan axcel, sebenar nya gulf tidak tega meninggalkan axcel bersama mew namun mami mew memaksa untuk ikut karna mami mew tau jika gulf hanya fokus pada mew dan axcel, dan pasti gulf jarang sekali menghaburkan uang suami nya dan itu memang sebuah kenyataan.
Sesampai nya dua nyonya besar di sebuah perusahaan bernama MS Company mereka di sambut hangat oleh para staff dan menghormati mereka.
Gulf dan mami mew telah sampai di ruang kerja mew sengaja mereka berdua tidak memberi tahu kedatangan mereka karna ingin mengetahui apa yang mereka lakukan di kantor.
Ruangan mew yang memang terkesan seram kini semakin seram dan sunyi terlihat tiga laki laki beda usia tengah sibuk dengan dunia nya masing masing, .ew dengan berkas nya, papi mew dengan ipad nya serta axcel yang duduk sendiri seperti sedang memikirkan sesuatu.
" eekkhmm.. apa tidak ada orang di sini" ucap gulf memecah keheningan
Suara gulf mengalihkan fokus ke tiga laki laki beda usia di dalam ruangan ini.
" bunna.. axx lindu" ucap axcel turun dari sofa dan menghampiri gulf
Hap
Dengan perlahan gulf mengendong axcel.
" bunna pelgi nya lama axx kan jadi lindu" ucap axcel dalam pelukan gulf
" maaf ya sayang" ucap gulf lembut
" tidak apa bunna" ucap axcel
" sayang.." sapa mew dengan suara bass nya
Deg
Orang tua mew terkejut karna ini bukan suara mew namun sisi lain dari diri mew mereka takut gulf tidak tau.
" papii" ucap gulf
" yes it's me honey" ucap malvin
Orang tua mew lega gulf sisi lain dari anak nya.
" papii.." ucap gulf dan berjalan ke arah malvin
Hap
Malvin tersenyum dan dia segera memeluk tubuh istri yang dia rindukan.
" rindu dengan ku sayang" ucap malvin
" hemm.. ada yang mau kana omongi sama papi" ucap gulf
" ada apa hmm?! Apa ada yang menyakiti kana atau ada orang yang kana tidak suka biar papi yang mengeksekusi nya nanti" jelas malvin
" tidak papii.. tapi kana ingin bermain seperti kemarin" jelas gulf
" belmain axx juga mau" ucap axcel masih dalam gendongan gulf
" tunggu dulu seperti nya ada yang kami lewatkan di sini" ucap papi mew
" kana sudah tau siapa aku dan bagai mana aku pap" ucap malvin datar terkesan dingin
Orang tua mew semakin percaya jika gulf memang di takdirkan untuk anak mereka karna mew dan malvin bukanlah orang yang mudah di taklukan mereka sama sama keras, kasar, dingin, emosional dan jangan lupakan jiwa malvin yang seperti iblis yang sulit di kendalikan.
KAMU SEDANG MEMBACA
BUNA GULF (END)
Jugendliteraturfirst story... Gulf kanawut traipipattanapong seorang remaja yang baru lulus SMA harus bekerja karna kurang biaya untuk melanjutkan pendidikan nya. Mew suppasit jongcheveevat seorang duda beranak satu, seorang mafia berkedok ceo di sebuah perusahaa...
