07: Maaf papa

1.3K 83 2
                                        

"Papaaaa," panggil Sunghoon.

Sunghoon turun dari tangga menuju ke dapur untuk mencari keberadaan papanya tapi nihil papanya tidak ada di dapur, biasanya kan pagi pagi gini papanya pasti udah masak di dapur.

"Ishh papa kemana, jangan jangan masih tidur lagi," Sunghoon mendengus kesal karena tidak menemukan papanya.

"Pagi hoonie."

Sunghoon menengok ke sumber suara. "Pagi ayah, ayah, papa dimana? kok gak ada." Tanya Sunghoon pada ayahnya.

"Papa lagi istirahat," jawab Heeseung.

"Lagi bobo? Kenapa belum bangun?" Tanya Sunghoon lagi.

"Papa lagi capek, jadi sekarang masih bobo deh," jawab Heeseung, karena emang bener Jake tuh kecapean, cape ngurus rumah, ngurus anak, apa lagi ngurus suami makanya masih betah banget tidurnya tapi sebenernya Heeseung juga yang suruh buat istirahat dulu.

"Hoonie mau makan?" Tanya Heeseung, Sunghoon hanya mengangguk saja toh dia pagi pagi udah laper.

"Yaudah ayah masakin," ucap Heeseung.

Sunghoon menatap ayahnya ragu ragu. "Emangnya bisa masak?" Tanya Sunghoon.

"Kan coba coba nak, siapa tau jadi." Heeseung masih berpikir kira kira apa yang bisa dia buat.

"Ikut ikut, tapi kalo dapurnya yang jadi berantakan terus nanti papa marah Hoonie ga ikut ikutan yaa." Kan takut Sunghoon tuh kalo papanya udah marah, serem langsung ciut dia nanti.

"Mana bisa gitu nak, nanti tanggung jawab bareng bareng." Heeseung yang ga terima kalo semisalnya cuma dia yang dimarahin.

"Ih aku gamau," tolak Sunghoon.

"Mau makan gak?" ucap Heeseung.

"Ya mau."

"Yaudah bantuin, masak apa yaa." Heeseung masih berpikir keras apa yang bisa dia masak.

"Masak mie aja gimna?" Tanya Heeseung.

"Ihh kata papa ga boleh makan mie pagi pagi," jawab Sunghoon.

Heeseung berpikir lagi. "Masak nasi goreng aja," ucapnya.

"Emangnya bisa?" Tanya Sunghoon yang merasa ragu pada ayahnya.

"Ga bisa, itu terlalu ribet buat ayah," jawab Heeseung setelah dipikir pikir bikin nasi goreng itu adalah suatu hal yang ribet banget.

Sunghoon memutar matanya malas. "Terus mau masak apa yah," tanya Sunghoon pada ayahnya yang masih berpikir keras.

"Telur goreng aja gimna biar gampang," tawah Heeseung, karena dipikirnya goreng telur itu hal yang gampang.

"Yakin bisa?" Tanya Sunghoon lagi karena dia masih ragu pada ayahnya.

"Ngeremehin kamu nak."

Heeseung mengambil teflon yang sudah di beri minyak langsung meletakkannya di atas kompor lalu segera menghidupkan kompor tersebut.

"Terus gimna yah?" Tanya Sunghoon yang sendari tadi melihat.

"Ya gatauu, diem dulu deh, ambil telurnya hoon di kulkas," pintah Heeseung.

Sunghoon langsung melaksanakan perintah dari sang ayah untuk mengambil telur, Heeseung juga mengambil mangkuk dan juga sendok untuk persiapannya agar tidak panik.

"Nih yah." Sunghoon langsung memberikan telur itu pada Heeseung.

Heeseung segera mengambil telur tersebut, diletakkan satu lalu salah satunya lagi dia pecahkan lalu di taruh di mangkuk.

Sayang HoonieCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang