Penyelesaian.

4.6K 309 47
                                        






Setelahnya kita semua berbincang, Di saat yang lain minum soda aku minum susu, Ya... Aku bisa minum soda... Tapi aku takut penyakit Maag ku kumat.

Aku membahas guru semasa di SMA. Bersama teman-temanku yang lainnya tentunya

"Hahah, Kalian ingat?? Saat pak kepala sekolah mengamuk di lapangan karna kelas D kosong saat Upacara??" Ucapku

"Ah yaa!! Aku ingat!!" Jawab Alisa

"Di tengah-tengah ia mengomel Wignya jatuh kan?! HAHAHAHHA" Sambung Kuroo

"HAHAHAHAHHAHAHA" Tawa kita semua renyah

"HAHAHHA!! Jujur saja aku selalu tertawa jika mengingat kejadian itu!!" Ucapku

"AKU JUGA BEGITU, (NAME)!" Jawab Kaori

"Yang paling ku ingat adalah dimana kita bermain kejar-kejaran dengan pak Ukai, Bisa-bisanya..." Ucapku

"Ahh... Saat itu karna kita membuat rusuh di tengah-tengah rapat kan?? Hahaha... Aku ingat pak Nekomata sangat marah" Ujar Akane

"Benar!! Apalagi saat pak Nekomata menjewer Kuroo" Jawab Alisa

"Jangan di ungkit!! Itu memalukan!!" Amuk Kuroo

Aku dan teman-temanku tertawa renyah seketika.

"Ah ya... Masih ingat Kira??" Tanya Kenma

"Kira... Yang...??" Akane kebingungan

"Si maniak sepak bola" jawab Bokuto

"Kenapa memangnya??" Tanyaku

"Aku heran, Seharusnya ia sudah terkenal sekarang... Tapi kenapa aku tidak pernah melihatnya masuk TV??" Tanya Kenma

"Ahh... Ryosuke? Dia gagal di ujian pertama Blue Lock" Ujar Isagi

"Gagal?? Bukankah dia sangat hebat??" Tanyaku

"Entahlah" Jawab Isagi

"Tapi ku rasa Kira sedikit mirip dengan Oikawa" Ujar Bokuto

"Ohh... Si Setter sempurna itu ya?" Tanya Osamu

"Benar" jawab Bokuto

"Oikawa-San sekarang tidak di Jepang lagi..." Ucap Kageyama

"Itu karmamu, Kageyama!" Ujar Shoyo

"HAHH?! AOA KATAMU SIALAN?!" Amuk Kageyama, Aku terkekeh lalu Bell rumah berbunyi, karna Kaiser juga sedang mengobrol jadi aku yang membukakan pintu.

Tidak ku duga ternyata yang datang adalah Evelyn. Aku sedikit terkejut... "Dimana Kaiser??" Tanyanya

"Kaiser?? Apa urusanmu mencari Suamiku??" Tanyaku balik, Dia memang lebih tinggi dariku

"Aku?? Tentu ingin merebut apa yang sudah menjadi milikku." Jawabnya, Aku mendengus lalu tersenyum mengejek

"Milikmu?? Dengar... Kaiser sudah menikah denganku, Dan selamanya ia adalah milikku, Bukan milik orang lain" jawabku, Aku mengangkat tangan kiri ku menunjukkan cincin berlian pemberian Kaiser saat pernikahan

"Hahahaha, Si rambut merah itu berlari sangat cepat" mendengar Suara Kaiser Evelyn langsung menerobos Masuk

"Kaiser!! Aku datang!! Apa kau baik-baik saja??" Tanyanya Langsung menuju ke arah Kaiser

"Evelyn??" Kaiser kebingungan

"Kaiser!! Dengar!! Aku sangat takut pada wanita itu!! Kau tau... Dia mencoba mendorong ku..." Ucap Evelyn sambil mencoba memeluk Kaiser

"(Name) mendorongmu??" Tanya Kaiser

"Kenapa?? Apakah kau percaya pada omongan wanita busuk itu??" Tanyaku dari belakang.

"Tidak..." Jawab Kaiser

"Dengar Evelyn, Apa yang kau berikan pada Suamiku hingga dia seperti itu??" Tanyaku serius sambil menatap tajam Evelyn

"Kaiser... Selamatkan Aku..." Ujar Evelyn, Aku tertawa kecil melihat tingkahnya yang sok manja

"Gue Kira Lonte masih punya rasa malu, Tapi lonte yg ini kok beda ya? Apa urat malu Lo udah putus?" Tanyaku sambil menarik rambut Evelyn persis seperti yang di lakukan Kaiser semalam.

"Ghh-- Kai-- tolongg..." Ucap Evelyn, Seketika aku langsung menarik Evelyn dari samping Kaiser

"Lo buta ya?? Kaiser udah punya gue. Lo semalem ga bisa liat gue cium Kaiser?" Aku sudah marah karna Evelyn memanggil Kaiser hanya menggunakan nama Depannya, Kai

Tapi aku harus tetap tenang...

"Atau Lo mau lebih??" Tanyaku dengan seringai, Aku menarik kerah bajuku sedikit turun, memperlihatkan tanpa kepemilikan Kaiser pada Evelyn

Aku mengeluarkan lidahku dengan wajah yang mengasihani namun senyum yang mengejek

Seketika itu Evelyn diam di tempat, Kaiser Tertawa kecil di sofa melihatku bertindak sampai sejauh ini

"Ser!! Tolongin bini Lo!!" Ujar Isagi

"Bini gue ga selemah itu. Hemph" Jawab Kaiser bangga, Lalu Alisa dan yang lainnya turun tangan untuk menghentikan ku

"Stop It (Name)... " Lirih Alisa

"CK!! LO BISA GA SIH JAUH-JAUH DARI (NAME) SAMA KAISER?! LAMA-LAMA GUE PENGGAL PALA LO!!" Amuk Akane sambil mengarahkan katana yang entah darimana dan sejak kapan.

Evelyn tampak tak paham, karna dia tak paham bahasa Jepang.

"WOI BANGSAT!! KALAU LO GA TURUN TANGAN BINI LO LEPAS KENDALI ANJING!!" Amuk Kuroo pada Kaiser

Kaiser Bingung, akhirnya mau tak mau Kaiser ikut turun tangan

"Evelyn, Kemaren pas di Cafe gue bilang kita udahan kan?? Tapi Lo kenapa masih ngerusuh gue??" Ujar Kaiser

"K-Kai... Ser...??"

"Gue juga tau. Lo punya si bangsat Sae sebagai simpenan kan?? Ngenes juga nasib tuh bocah." Sambung Kaiser

Kaiser langsung menarikku kembali ke Sofa

"Ness, Tolong usir dia, buang ke London" Ujar Kaiser

"Kok---"

"Ko budak gue kan?" Sombong Kaiser

"Kaiser." Tegur Noa

"Iya-iya!" Kaiser tampak kesal, Lalu akhirnya Evelyn di usir oleh Orang Sewaan Kaiser.

Ahh~~~ leganyaa~~










Kaiser Michael x ReaderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang