Berbahagialah kalian para Fangirl Kaiser yg Toxic🗿
Gue balik lagi, kali ini dengan sesuatu yg baru UwU
Kalian setuju gk si kalau Kaiser di buat makin brutal, makin gila, makin-- uershahshhdhdhd
...........
setelah pertandingan Kaiser langsung tepar di tempat tidur, Karna terlalu lama tidak bergerak dan berlarian di lapangan.
Jadilah Kaiser tertidur di Kasur dengan tengkurap. Terlihat jika ia sangat lelah. Itu ku wajarkan, mengingat usianya sudah 30 Tahunan.
Anak-anak bukannya Langsung istirahat mereka malah ngerusuhin Kaiser
"Papa, papa! Papa Papa!! Papa!!" Panggil Alhertina, Tidak ada jawaban dari Kaiser, Yang ada di balas dengan dengkuran Keras
"Papa kok dengkurnya 'Nggroohhkkk' yaa??" -Alex
"Terus harus gimana?? Masa 'Ngookk' gitu?? Ga mungkin" -Alher
"Ngookk" -Kaiser
"AAAAA----?!" -Alex & Alher
"Hahaha, Kaget?? Kenapa sayangku??" Suara Kaiser serak Khas orang kelelahan dan Mengantuk, dia masih tengkurap sambil melihat anak-anak di Samping tempat tidurnya
"Papa ngagetin aja!!" Omel Alhertina, Kaiser cuma ngeluarin tawa kecil,
"Kalian juga, Orang papa lagi tidur kok di ganggu... Main sama Bapak Noa ajaa" lanjut Kaiser, terus ganti posisi tidur jadi miring memunggungi 2 Anaknya
"Bapak Noa masih Belajar..." -Alher
"Itu bukan belajar sayangku... Itu lagi Bikin data..." -Kaiser
"Mau tidur sama Papa aja!" Alhertina langsung mendusel di Dalam pelukan Kaiser, Kaiser tidak Menolak dan memeluk Alher dengan erat, Sedangkan Alex hanya Melihat sebelum dia menarik Kaiser agar tidur Telentang
"Papa yang adil dong!!" Tegur Alex, Kaiser hanya Menurut dan tidur telentang, Jadilah Alhertina tidur Berbantal kan tangan Kaiser di bagian Kiri, dan Alex di kanan juga menggunakan lengan Kaiser sebagai Bantalnya.
Aku baru saja mengurus Ruangan tempat tidur tim Kaiser, Saat Baru masuk kamar aku kaget dengan pemandangan ini. Aku terkekeh kecil dan menyelimuti mereka bertiga yang sudah tertidur pulas, Lalu aku melanjutkan pekerjaanku sendiri sembari menunggu waktu makan Malam.
Jadi bini Kaiser udah serasa jadi Asisten Bayangan Bastard Munchen anjir
....
Sore harinya, Sekitar pukul 6 aku memasak, Ku lihat Semua budak-budakku sudah bangun. Dan sudah selesai mandi semua.
Saat aku menyajikan makanan tiba-tiba Noa menghampiri aku,
"(Name) malam ini kita bakal langsung balik ke Apart Kita, Mungkin beberapa hari lagi balik ke Jerman."
"Ohh, Oke-oke, Kaiser juga ikut??"
"Tergantung dia mau apa ngga, Kalau ga mau aku juga ga bisa maksa dia, Maksa dia sama aja maksa Setan. Susah"
"Owalahh, Oke. Tapi makan dulu ya?? Aku udah masak banyak"
"Iya, yang lain juga masih tepar. Masih males-malesan buat jalan. Nanti mungkin balik jam 7 sampe jam 8 an"
"Oke, Nanti aku bantu beres-beres barangnya"
"Gausah, Nanti kamu kecapean."
"Ga Kok Noa."
"Di bilangin ga usah, Biar mereka sendiri aja, kalau kamu bantu mereka malah jadi manja."
"Ah... Oke..."
"Aku bantu siapin piringnya ya??"
"Ga usah Noa, Biar aku aja gapapa"
"Aku bantu, biar lebih cepat."
"Hmm... Oke deh, Gapapa. Jangan lupa di lap ya."
"Siap."
Ga tau sejak kapan Kaiser ternyata ada di samping pintu masuk kamar mandi, bersandar santai di dinding. Apa mungkin aku yang ga sadar tadi dia ke kamar mandi?
Wajahnya keliatan kesel, cemburu, manja, sama ada sedikit bau-bau Ngambek.
"Ayank, Makannya udah siap...?" Tanya Kaiser
"Sabar Kai, Udah laper ya??" Aku menjawab sekaligus bertanya
"Udah... Makan kamu aja Boleh ga...?" Tanya Kaiser
"Kai---!"
Seketika itu Kaiser langsung Cemberut, Dia jalan ke arahku, Meluk pinggangku sambil ngedusel di leherku.
"Mmmh... Ayank mah... Begitu... Boleh ya...?"
"Kai... Ga boleh... Sana ih... Aku lagi masak loh Kai..."
"Ga mau... Aku maunya sama Ayank..."
"Ya ampun Kaiser... Jagain Anak-anak sana..."
"Anak-anak udah bisa Main sendiri..."
"Kai...!"
"Ayank mah... Mmhh... Ga sayang sama Kaiser..."
"Sabar banget gue Anjing..."
"Ngomong apa kamu tadi? Coba ulang?"
"Huhffftt... Dengerin Kai, Aku lagi masak kamu jaga anak-anak sana"
"Kan aku bilangnya mau sama kamu..."
"Nanti dulu ahh, Kamu kenapa sih manja banget??"
"Nghh... Ayank mah... Ga pekaan..."
"Kai...! Aku lagi masak loh... Ya Ampun..."
"Lagian Noa ngapain sih di sini?? Cari muka?? Cari perhatian?? Makanya punya bini!!"
"Heh, Mulut di jaga ya bocah!" -Noa
"Lagian ngapain Lo berduaan sama bini gue di dapur, hah??" -Kaiser
"Gue cuma mau bantu, Anjing" -Noa
"Ah, banyak bacot Lo kontol, Buru cabut gih!" -Kaiser
"Anjing!" -Noa
Setelah itu Noa pergi, Lalu Kaiser mengambil alih Tugas dan membantuku, Setelah itu Menyiapkan semuanya di meja makan dan Menyuruh yang lain Makan, Termasuk Alex dan Alher.
(Btw, Kalian kalau ad yg bilang Alher is Aldy Taher... Gua patahin satu-satu tulang kalian. Why? Karna Alher Is My Favorite Character. Alasan yg lain... YTTA.)
Setelah Sesi makan yang Ruwet, Seperti Bangsat, Dan penuh drama selesai Mereka mau Main-main Bentar di luar.
