Sponsorin Dong

3.2K 243 40
                                        

7 bulan setengah berlalu, Usia kandunganku sudah masuk bukan ke-9, Aku belum periksa Minggu ini, jadi aku belum tau kapan anakku akan lahir

Aku membantu Kine mengurus perusahaanku tipis-tipis. Aku mendapatkan laporan dari Kine bahwa Tim Sepak Bola Bastard Munchen membutuhkan Sponsor untuk ikut bertanding dalam pertandingan beberapa Minggu lagi.

Karna itu aku bertanya pada Kaiser

"Kaiser, Apa tim Bastard butuh sponsor??" Tanyaku

"Kalau iya kenapa??" Tanya Kaiser

"Mau ku sponsorin?? Hm??" Tanyaku sambil mengangkat dagu Kaiser, Kaiser menatapku dengan tatapan terkejut dan juga pipi memerah

"T--Tapi bagaimana dengan anakku??" Tanya Kaiser

"Aku dan mereka akan menonton" jawabku, lalu melepaskan dagu Kaiser

"Usia kandunganmu sudah masuk bukan ke-9 kan?? Bagaimana nanti jika kau melahirkan dan aku tidak ada di sisimu, dan aku malah bermain bola, Apakah aku mas---" Kaiser belum selesai mengomel aku menutup mulutnya

"Jika itu benar terjadi maka bawa kemenangan itu untukku dan anak kita, Jika anak kita bertanya 'kenapa ayah tidak ada saat kita lahir?' maka aku akan menjawab 'Ayah kalian sedang merebut kemenangan di lapangan sepak bola, Itu adalah kemenangan pertama kalian, dari ayah kalian' begitu" Jawabku dengan lembut, Kaiser terdiam seketika.

"Bagaimana jika tidak menang??" Tanya Kaiser

"Itu bukan masalah Kaiser, aku akan berjuang melahirkan mereka, dan kau berjuang untuk kemenangan pertama mereka" Jawabku, Kaiser tersenyum Miring khas dirinya, lalu ia memelukku

"Aku menerima tawaranmu, Aku akan merebut kemenangan itu dan memberikannya pada anak-anak kita" Lirih Kaiser, aku hanya membalas senyumannya lalu tersenyum

........

Esok harinya aku dan Kine menjalankan rapat bersama pihak Bastard Munchen. Kami berdua tidak menawarkan kemenangan untuk anakku dan Kaiser.

Tapi Kaiser malah buka suara.

"Bagaimanapun juga... Kita harus menang! Bisa tak bisa kita harus menang!" Ucap Kaiser

"Tidak biasanya kau seperti ini, Kaiser" Ujar Kurona

"Kemenangan ini akan ku hadiahkan pada istri dan anak-anakku!! Jadi kita harus menang!!" Amuk Kaiser

"Sok Romantis banget Lo" -Isagi

"Bacot jones!" -Kaiser

"BANGSAT?! NGOMONG APAAN LO?!" -Isagi

"Kan Lo emang Jomblo Ngenes!" -Kaiser

"AKH KAISER KONTOL!!!" -Isagi

"Ekhem!" -Noa

"Ga Pakk!!" -Isagi, Kaiser

"... Jadi berapa banyak uang yang bisa kalian berikan untuk sponsor??" Tanya Noa pada Kine

"Itu tergantung pada Anda, Anda butuh sebesar apa?" Tanya Kine balik

"Mungkin... 150M." Jawab Noa

"Baik. Itu tidak berat untuk perusahaanku." Jawab Kine lalu ia mengeluarkan Kartu Platinum dengan saldo sebesar 700M

"Kine... Apakah itu kartumu?" -(Name)

"Kalau iya??" -Kine

"Kau cukup 30M saja, Sisanya pakai kartuku" -(Name)

"Aku menawar 50M" -Kine

"... Hm... Baiklah." -(Name)

Lalu setelah itu Kine mengeluarkan 1 Kartu kredit Titanium dengan Saldo 1,5T

"Ya... Ku rasa ini memang tidak berat untukmu" -Kine

"Perusahaanku 1 peringkat lebih tinggi dari perusahaanmu. Jadi jangan sok di depanku." -(Name)

"Gilak Cuyy.... Bininya Kaiser Sultan" -Kunigami

"Humph, Bini gue gitu lohh~~" -Kaiser

"Punya bini sempurna gt malah nyari yang spek Tomat Busuk" -Noa

"Tau tuh, Rendah bgt selera Lo?" -Ness

"UDAH WOI!! Gue Mulu kena Bully!" -Kaiser

"Ugh... Kine... Tolong urus sisanya, Ya??" -(Name)

"Ah... Ku bilang tadi istirahat aja kan??" Ucap Kine lalu ia menggandeng ku dan menuntunku keluar

"Maaf... Hehe... Ga enak kalau ngandelin kamu terus... Kamu juga punya kerjaan yang harus di kerjain..." Jawabku, Kaiser berdiri lalu ikut membantuku

"Kamu sering kecapean ya...? Aku jadi Khawatir sama kamu" -Kaiser

"Gapapa Kaiser..." Jawabku

"Woi bocah, Lo lanjutin Sono rapatnya" -Kaiser

"Oke Jamet" -Kine

"BANGSAT, PANGGIL GUE KAKAK WOI!" -Kaiser

"Emangnya gue peduli?" -Kine

"Asu, Terserah Lo dahh!" -Kaiser

Ya... Begitulah... Mereka tidak pernah akur jika bertemu, Kine yang anteng-anteng tapi sekali ngomong bisa bikin orang panas, and Kaiser yang energik + emosian. Ga cocok.

......

Di karenakan aku ngeluh capet banget akhirnya Kaiser memutuskan untuk pergi dokter dan periksa

"Istri anda baik-baik saja Tuan, Ini normal untuk ibu yang hamil anak kembar. Mereka akan mudah lelah. Apalagi di akhir-akhir masa kehamilannya." Jelas dokter

"Ah... Syukurlah..." Kaiser lega mendengar aku baik-baik saja.

"Ah ya... Istri anda di perkirakan akan melahirkan pada tanggal 27 Juni pak, jadi tolong segera di persiapkan yaa" Sambung dokter, aku dan Kaiser sudah membeli semua perlengkapan bayi 1 bulan lalu.

Kaiser mengangguk paham lalu ia mengelus perutku dan mengecup keningku

"Bentar lagi aku bisa lihat Baby Michael~" Ucap Kaiser kegirangan

"Sabar aja~" jawabku, Kaiser hanya membalas dengan senyuman.

.....

Lalu aku dan Kaiser mendapatkan kabar jika pertandingan akan di adakan pada tanggal 27 Juni. Kaiser reflek memasang wajah sebal.

Ia harus bertanding di saat istrinya melahirkan.

"Kamu beneran gapapa kan ay??" -Kaiser

"Gapapa Ser" -(Name)

"Ga ku temenin beneran gapapa??" -Kaiser

"Beneran" -(Name)

"... Oke deh..." Jawab Kaiser dengan wajah cemberut.

.....

#Enz : hay ges, ane minta maaf bgt kalau endny maksa😭👆udah kehabisan ide + imajinasinya udah abizz😭👆

Btw karna kepentok ujian + ane lagi belajar sie🗿🙏

Bukan maksud sok pinter y, maksudny tuh belajar bikin cerita Angst🗿👆
Bosen woi Romance Mulu🗿👆

Sekali lagi ane minta maaf jikalau end kurang memuaskan and... Yeah... Maksa

Thanks for reading guys.








Kaiser Michael x ReaderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang