43. menemukan kebenaran

22.5K 793 147
                                        

•HAPPY READING•

***

Dorrr

Dorrr

Dorrr

Alexa menembak tiga kali, ketiga pelurunya tidak meleset sama sekali dan tepat menembus sasarannya.

Hari ini hari Minggu, ia tidak masuk bekerja hari ini jadi Alexa memilih berlatih menembak. Ia mengikat rambutnya dan mengenakan kacamata hitam.

Tangannya tak gemetar memegang pistol, ia bahkan bisa menembak dan tepat sasaran hanya dengan satu tangan dan membidik dengan santai

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tangannya tak gemetar memegang pistol, ia bahkan bisa menembak dan tepat sasaran hanya dengan satu tangan dan membidik dengan santai.

Karena Aaron, ia menjadi tak merasa takut lagi pada pistol. Semenjak Aaron tiada Alexa menjadi lebih suka berlatih menembak. Aaron tidak pernah mengajarinya menembak tapi karena Aaron, Alexa ingin belajar.

Hari ini Alexa di temani Jessie. Sedangkan keyzia, Naya dan Melly sedang sibuk. Keyzia berkunjung ke rumah mertuanya bersama Dava, Naya sibuk harus menyelidiki sebuah kasus, Melly ada wawancara dan beberapa iklan kosmetik terbarunya.

Jessie bertepuk tangan saat melihat Alexa menciptakan tiga Lobang di titik bundaran sasarannya dengan tembakannya yang hanya sekali membidik.

"Wow, keren" puji Jessie

Alexa tersenyum miring, ia menatap pistol yang ia genggam, memegangnya dengan erat.

Memegang pistol dan menembak membuat Alexa kembali teringat pada Aaron. Jika Aaron ada, ia pasti akan berlajar menembak bersama Aaron.

"Gimana acara semalam?" Tanya Jessie

"Albert udah punya tunangan" jawab Alexa sembari membidik

"Seriously?"

Alexa menghela nafas, ia menurunkan tangannya dan menoleh ke samping menatap Jessie.

"Namanya Mayra" beritahu Alexa

"Itu berarti dia bukan Aaron dong" ujar Jessie

"Jadi Lo percaya kalau Albert itu Aaron?" Sentak Alexa

"Ga juga sih, tapi Lo bilang dia mirip sama Aaron" jawab Jessie

Alexa terdiam. Tidak mungkin juga Aaron masih hidup, ia melihat kecelakaan Aaron bahkan Mayat nya sampai Aaron di makamkan. Albert orang yang berbeda, wajahnya saja yang mirip dengan Aaron. Tapi kenapa perasaan Alexa merasa gelisah, seperti ada yang janggal.

"Al!"

"ALEXA!"

Alexa yang sedang bergumul dengan pikirannya terkejut saat Jessie memanggil namanya cukup kencang.

"Lo lagi mikirin apa?" Tanya Jessie

"Kalau Aaron masih hidup gimana?"

Jessie menghela nafas mendengar ucapan Alexa.

Aaron [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang