Lunarios || office suprise

5.5K 126 0
                                        

Diwajibkan vote untuk bisa membaca cerita ini, karena minthor bisa sewaktu-waktu mengunci part atau menghapusnya!!

************************************

"Gerard stop, aahhh!"

Luna tidak bisa mengontrol diri ketika lidah itu mulai menyapu bagian sensitif. Tubuhnya menggelinjang merasakan sensasi nikmat,

Satu yang ia sesali adalah tubuhnya telah berkhianat padahal mulutnya lantang mengatakan jangan tapi apa daya, Gerard bermain cukup pintar hingga membuatnya melayang.

Slurpppp slrupppppp

Mungkin seperti itu bunyi adegan mereka, Gerard mengadahkan kepala melihat reaksi yang di rasakan oleh wanita yang terus menolaknya.

"Kau memang germo naif! Mulut mu mengatakan tidak tapi milik mu mengeluarkan banyak cairan."

Gerard tertawa kencang yang membuat Luna tersinggung. Harga dirinya jatuh dengan ucapan itu.

Luna akan berdiri tetapi tidak bisa, kepalanya terlalu pusing hingga ia kembali merebahkan tubuh.

Gerard melepas gesper juga resleting, kali ini dia tidak mau bermain basa-basi. Otaknya sedang frustasi karena Lunara sehingga ia membutuhkan narkotika dan tubuh wanita.

Gerard langsung naik keatas sofa, menarik kasar rambut Luna. posisi Luna sudah berada di depan pusaka milik Gerard.

"Buka mulut mu."

Luna menggeleng, "Aku tidak sudi melayani mu!" Maki Luna mendorong tubuh Gerard.

Gerard semakin marah karena di tolak, dia membuka kasar mulut Luna lalu mengarahkan miliknya.

"Eummppttttt..."

Milik Gerard yang panjang dan besar itu hampir mengenai tenggorokan jika tidak dipadukan dengan dorongan pinggul.

"Srupppptttt mmmmmm slrupppppp mmmmm."

Bunyi khas berpaduan antara mulut dan pusaka menggema bebas di ruang kerja. Luna merasakan sesak pada mulut karena Gerard terus saja memompanya dengan ritme yang cepat bahkan Luna menjadi kesulitan bernafas.

"Ge-Gerard!"

Gerard sepertinya menuli, dia tetap melakukan aktifitasnya hingga lu a kesal dan menggigit benda panjang itu.

"Aaaaaaaaaaaa fuck!"

Gerard mencabut pusaka dari mulut, dia tersungkur memegang miliknya akibat sakit yang luar biasa. Luna akan meloloskan diri tapi Gerard berhasil meraih lengan hingga Luna ikut tersungkur.

Gerard lalu berdiri menarik kasar rambut Luna,

Plak... Plak..

Dua kali tamparan keras sebagai hadiah atas apa yang Luna lakukan pada pusakanya.

Luna memegang bekas tamparan itu, dia tersenyum sinis.

"Jalang tidak tahu diri."

Gerard kembali menarik tubuh Luna terlentang diatas sofa, dia juga meloloskan semua pakaian hingga tersisa bra. Gerard mulai menciumi Luna dengan ganas sedang dibawah sana menyiapkan penyatuan.

"Jika kau lakukan lagi, aku pastikan besok kau akan mendapat kejutan di kantor!"

Gerard tidak peduli, dia tetap menciumi Luna dengan brutal. Hingga dalam beberapa detik miliknya sudah amblas kedalam. Tidak perlu menunggu lama karena milik Luna sudah basah sejak pemanasan tadi.

Mungkin Luna akan menjadi wanita pertama yang melakukan pemanasan sebelum ke inti. Biasanya Gerard akan langsung menancapkan miliknya.

Luna hanya nyengir menahan sesak didalam sana. Milik Gerard hampir memenuhi miliknya.

Lunarios (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang