Mengingatkan kembali bahwa ini hanya cerita fiksi hasil karangan saya sendiri, tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan nyata dari setiap tokoh yang ada dalam cerita.
Jadilah pembaca yang bijak !!
Selamat Membaca♡
Kehamilan Renjun udah masuk minggu ke 12 atau usia tiga bulan, dan selama itupun semuanya lancar.
Rencananya hari ini Renjun mau periksa USG, kalo periksa tiap bulan kan pasti harus, nah kalo USG ini emang dalam jangka waktu tertentu.
Karena jadwalnya agak siang, jadi Renjun dititip dulu di rumah orangtuanya dan Shohei masih di kantor.
Sekarang suaminya udah bener-bener resmi ngambil alih kantor itu sendiri, sesekali Kun tetap bantu kok walaupun sekarang lelaki itu lebih sibuk di perusahaan orangtua dan mertuanya.
Sedangkan Mark, dia mengambil alih salah satu perusahaan besar yang dulu ditangani Jaehyun langsung.
Dan karena itu pula, Renjun jadi makin lama durasi dititipnya. Bahkan terkadang dia nginep, soalnya Shohei gak mungkin biarin suaminya yang lagi hamil buat tinggal sendirian dirumah.
Mereka juga gak bisa sering-sering main di rumah Kun, soalnya sekarang udah ada bayiiii~
"Masih lama?"
Renjun menoleh, menatap ibunya yang baru datang sambil ngebawa sepiring buah-buahan.
"Mau mau." Seru Renjun semangat.
"Ihh, jawab dulu dong !!" Titah Winwin.
Renjun senyum seneng pas tangannya berhasil ngambil sepotong buah melon, sambil ngasih tatapan maaf pada sang ibu.
"Ibwu tanyah apwah?" Tanya Renjun susah, potongan melon nya kegedean buat mulut dia.
"Shohei masih lama?"
"Enggak tahu juga."
"Loh, gak ngabarin?"
"Tadi udah, katanya tunggu dulu."
Winwin cuma ngangguk, terus dia duduk disamping anaknya yang mulai makan buah-buahan.
Karena semenjak Shotaro berhenti kerja dan jadi bantu di toko, Winwin jadi lebih sering di rumah, itupun kalo toko udah mulai sepi sih.
Kayak sekarang, Winwin nemenin anaknya buat nungguin dijemput.
"Ibu."
"Hm?"
"Taro masih di toko?"
Winwin ngangguk. "Dia nemenin ayah." Renjun ngangguk.
Gak lama dari arah luar terdengar suara mobil, udah tahu banget kalo itu suaminya, jadi Renjun langsung natap arah pintu masuk.
Tap Tap
Senyum lelaki manis itu melebar, dia ngerentangin tangannya kearah Shohei yang jalan mendekat.
Setelah membalas senyum mertuanya, Shohei memeluk tubuh Renjun sebentar sambil membubuhkan kecupan dikening nya ringan.
"Maafyah, nunggu lama."
KAMU SEDANG MEMBACA
RUMAH
Fanfiction[NCT universe][Selesai.] Kondisi rumah setiap orang berbeda, lalu mampukah mereka menemukan rumah dengan rasa yang lebih indah? Mulai : 6 Jun 23 Selesai : 10 Agust 23 Warning ⚠️ BXB Lokal Basaha Senyaman nya Ini cerita fiksi hasil dari khayalan saya...
