Ketemu

156 12 0
                                        

Mengingatkan kembali bahwa ini hanya cerita fiksi hasil karangan saya sendiri, tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan nyata dari setiap tokoh yang ada dalam cerita.

Jadilah pembaca yang bijak !!
Selamat Membaca♡











Dugh

"Aduh... Maaf maa.., Kak Doy?"

Sosok yang dipanggil langsung mengangkat wajahnya, menatap kaget sosok didepan dia yang juga menatap dirinya tak percaya.

"Jungwoo."

"Ya ampun kak, akhirnya kita ketemu lagi." Seru yang lebih tinggi.

Doyoung senyum, walaupun ada sedikit rasa tak nyaman tapi setidaknya dia bersyukur, karena yang dia temui hanya Jungwoo.

"Kamu ngapain disini? Ada yang sakit?" Tanya Doyoung pada sosok yang dulu jadi adik tingkat nya.

"Iya kak, anak aku sakit."

"Ya Tuhan, sakit apa?"

"Cuma demam, biasalah... Anak muda, gak ketemu pacarnya sebentar langsung meriang." Ucap Jungwoo sembari terkekeh kecil.

"Emangnya kemana pacar anak kamu?"

"Kerja keluar kota katanya, tapi anehnya aku gak bisa hubungin itu anak. Biasanya kita saling tanya kabar, dia juga udah kayak anak aku sendiri sih hehe."

"Kamu masih aja baik banget yah." Puji Doyoung.

Jungwoo terkekeh. "Udah setelan pabrik kayaknya kak, oh iya." Doyoung natap sosok didepannya. "Kakak disini itu karena anak kakak juga kan?" Doyoung ngangguk. "Kondisinya gimana? Sakit apa?"

Doyoung ngehela nafas, anaknya sudah dipindahkan ke kamar biasa tapi dirinya masih belum berani ketemu. Makanya Doyoung memilih untuk kedepan sebentar, eh malah ketemu Jungwoo.

"Sini kak, duduk dulu !!" Ajak Jungwoo. "Eh, gakpapa nih duduk sama aku?" Tanya dia panik.

"Emang kenapa?" Bingung Doyoung.

"Ya takut aja ada fans kakak yang salah paham, dikira aku siapa nanti haha." Doyoung terkekeh.

"Kamu kan adik aku."

"Waduh berat, jadi adiknya penyanyi ternama."

Lagi, Doyoung tertawa kecil. "Semasa kuliah, bahkan ada yang ngira kita kembar." Ucapnya sambil mengingat masa menyenangkan.

"Iya, apalagi si Jae, paling depan buat nyangkal omongan orang-orang. Hahaha, gak mau dia kalo kakak beneran mirip aku." Jungwoo masih terkekeh, berbeda dengan raut sosok disampingnya yang tetiba murung.

Sadar dengan hilangnya suara dari samping, Jungwoo langsung berhenti tertawa lalu menoleh.

"Maaf kak, maaf bikin kakak gak nyaman sama ucapan aku."

Doyoung senyum. "Kamu gak pernah berubah ternyata, tetap paling peka yah."

Jungwoo ngegeleng. "Kakak yang lebih peka, maaf yah."

RUMAHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang