Fake Nerd [14]

13.8K 950 57
                                        

Warning🔞🔞

Typo bertebaran koment 🙏

Deskripsi aku udh kasih peringatan ya di setiap chapter jga ada jdi jgn smpe cerita ini di report aws aja😤

Deskripsi aku udh kasih peringatan ya di setiap chapter jga ada jdi jgn smpe cerita ini di report aws aja😤

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-Renjun pov-

Aku masuk kedalam apartemen ku dengan perasaan kacau. Aku sudah berusaha menghubungi Mark tapi nomor ponselnya tidak aktif. Aku sangat khawatir sekarang, aku takut Mark melakukan sesuatu yang bisa membahayakan dirinya.

Ting!

Aku membaca pesan yang baru saja masuk dan pesan itu dari Haechan.

Aku akan membebaskanmu hari ini, tapi besok kau harus ikut bersama ku.

Aku tidak membalas pesannya, aku melempar asal ponselku lalu masuk kedalam kamar mandi. Hanya membutuhkan waktu dua puluh menit aku sudah selesai mandi, aku memakai pakaian dan merias sedikit wajahku.

Setelah selesai aku mengambil kunci mobilku, tas dan ponselku. Malam ini aku ingin menghabiskan waktu di tempat Hyunjin, jika aku berdiam diri di apartemen mungkin aku akan stres.

Di dalam mobil aku mencoba menghubungi Mark lagi namun nomornya tetap tidak bisa di hubungi. Dia pasti sangat membenci ku sekarang.

Saat aku ingin meletakkan ponselku sebuah pesan masuk di instagram ku. Aku dengan malas membuka pesan itu yang ternyata dari Chenle.

Chen_le10

Ge hari ini ulangtahun ku, apa Gege bisa datang ke rumah?

Gege?

Hanya malam ini, Gege. Aku begitu merindukan Gege.

Aku sibuk!

Ah, baiklah.

Iya.

Ada sedikit rasa sedih di hatiku menolak permintaan Chenle, sebenarnya aku tidak membencinya tapi setiap kali mengingat kalau dia lahir dari rahim perempuan yang sudah merebut kebahagiaan Ibuku membuatku kesal.

Aku menghentikan mobilku di depan sebuah toko game. Aku mengambil tas ku lalu turun dan masuk kedalam toko yang terdapat banyak alat game itu.

"Selamat datang. Ada yang bisa saya bantu?"

"Saya ingin membeli game ps termahal disini."

"Tunggu sebentar."

Pegawai toko itu mengambil sebuah ps yang tidak main-main harganya di lihat dari label tersebut bisa aku tebak alat ini salah satu alat termahal di dunia.

"Saya ambil."

"Baik, nona."

Setelah selesai melakukan pembayaran, aku kembali masuk kedalam mobilku. Mungkin kalian belum tau, aku tidak pernah absen memberikan hadiah ulang tahun untuk Chenle.

FAKE NERD|| Hyuckren Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang