Warning🔞
Target 120 koment!!!
Capai target aku lanjut
Deskripsi aku udh kasih peringatan ya di setiap chapter jga ada jdi jgn smpe cerita ini di report aws aja😤
..
..
..

..
..
..
Sudah satu minggu berlalu tapi Haechan tak kunjung mendapat kabar dari Renjun, dia sudah menyuruh beberapa orang untuk mencari Renjun tapi semuanya sia-sia. Renjun benar-benar menghilang seperti di telan bumi. Haechan juga sudah meminta bantuan ayahnya, tapi hasilnya tetap sama.
Selama satu minggu ini Haechan bolos kuliah, jam makannya berantakan, tidur nya tidak pernah nyenyak lagi. Ibunya pun ikut sedih melihat keadaan putra nya, dia sudah meminta maaf karena sudah bersikap tidak baik pada Renjun. Ibunya hanya shock saja tapi dia tidak membenci Renjun, dia tau Renjun adalah hidup putra nya jadi dia akan menerima Renjun dengan senang hati dan akan menerima masa lalu Renjun.
“Oppa, makan dulu.” Lia datang membawa makanan kesukaan Haechan, dia merasa kasihan pada Haechan. Tatapan mata Haechan begitu kosong dan tubuhnya semakin kurus.
“Oppa belum lapar.”
“Makan oppa. Kalau oppa sakit bagaimana? Siapa yang akan mencari Renjun oppa?”
Haechan langsung tersadar, apa yang di katakan Lia benar. Dia tidak boleh sakit, kalau dia sampai sakit siapa yang akan mencari Renjun?
Haechan pun mengambil alih makanan yang ada di tangan Lia lalu mulai memakannya. Rasa makanannya memang enak tapi saat dia menelannya terasa sangat sesak, dia benar-benar merindukan Renjun nya.
Haechan tidak menghabiskan makannya karena rasa sesak di dadanya semakin menjadi, rindu ini benar-benar menyakitkan. Dia sangat ingin memeluk Renjun.
Haechan mengalihkan pandangannya saat ponselnya berdering, dia meletakkan tempat makannya itu ke atas meja lalu segera mengambil ponselnya.
Ryujin memanggil...
Haechan menatap ponselnya sejenak, kenapa Ryujin tiba-tiba menelpon nya? Dengan malas Haechan menjawab panggilan itu.
“Kenapa?”
“Bisakah kita bertemu?”
“Untuk apa? Aku tidak mau membuang-buang waktu ku untuk hal yang tidak penting.”
“Aku tau kan membenciku, tapi Haechan kita harus bertemu. Ada yang ingin aku katakan padamu.”
“Katakan di sini saja.”
“Tidak bisa Haechan, aku tidak bisa mengatakannya di sini karena ini sangat penting.”
“Baiklah. Kirimkan alamat nya, aku akan menemuimu.”
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE NERD|| Hyuckren
JugendliteraturREMAKE STORY WARNING🔞++ HARAP BIJAK DALAM MEMILIH CERITA♂️ #HYUCKREN
