Fake Nerd [24]

11K 926 98
                                        

KEEP STREAMING GUYS!!!

Warning🔞🔞

Target 50 koment!!!

Capai target aku lanjut!

Deskripsi aku udh kasih peringatan ya di setiap chapter jga ada jdi jgn smpe cerita ini di report aws aja😤

Deskripsi aku udh kasih peringatan ya di setiap chapter jga ada jdi jgn smpe cerita ini di report aws aja😤

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Renjun tidak dapat menahan keterkejutan nya setelah melihat garis dua di testpack yang ada di tangannya. Pagi ini dia memang bangun lebih awal, dia langsung melakukan tes apakah dia benar-benar hamil atau tidak dan ternyata hasilnya positif. Apa yang harus dia lakukan?

Menggugurkan nya?

Atau mengatakannya pada Haechan?

Rahim sialan!

Renjun perlahan menyentuh perutnya lalu mengelusnya dengan lembut. Ada kehidupan lain di dalam perutnya, apa dia harus mempertahankan nya? Tapi bagaimana jika Haechan tidak bisa menerima anak ini? Bagaimana jika orang
tua Haechan tidak setuju dengan hubungan mereka setelah mereka tau siapa dia sebenarnya.

Tok-tok—

Renjun langsung menyembunyikan testpack itu kedalam kantong celananya saat pintu kamar mandi di ketuk. Renjun bersikap se normal mungkin agar Haechan tidak curiga padanya, yah belum saatnya Haechan tau soal ini.

“Apa kau baik-baik saja?” tanya Haechan saat pintu kamar mandi terbuka. Bukan tanpa alasan kenapa Haechan bertanya soal keadaan Renjun, semalam mereka melakukan seks selama enam jam jadi Haechan khawatir apalagi akhir-akhir ini Renjun terlihat pucat.

“Aku baik-baik saja.” jawab Renjun sambil tersenyum.

“Ya sudah. Sekarang pergilah mandi, hari ini kita makan di cafe dekat kampus.”

Renjun hanya mengangguk dan diam saja saat Haechan mengelus rambutnya dengan lembut.

Setelah Renjun masuk kedalam kamar mandi, Haechan mengambil ponselnya yang ada di atas ranjang Renjun. Dia membaca pesan yang baru saja masuk sambil tersenyum licik.

Xxxx

Saya sudah menyiapkan semua yang anda suruh.

Tanpa membalas pesan itu Haechan kembali meletakkan ponselnya. Sepertinya pagi ini akan sangat menyenangkan.

“Huang Ryujin, kau salah dalam memilih lawan. Aku sudah berbaik hati padamu tapi kau justru memilih neraka.” gumam Haechan dengan senyum jahatnya.

Ini bukan hukuman yang berat, tapi... Akan sangat menyenangkan.

 Akan sangat menyenangkan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
FAKE NERD|| Hyuckren Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang