Voment juseyo! Aku up kalau udah mencapai target ya!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~🐻🦊~
Jaemin dan Jeno menatap penampilan Renjun dari atas sampai bawah. Sementara yang di tatap hanya tersenyum.
“Apa aku terlihat aneh?” tanya Renjun sambil menatap penampilannya, tapi tidak ada yang aneh.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Style Renjun saat ini anggap aja ga pake masker)
Bukan aneh hanya saja biasanya Renjun ke kampus selalu berpenampilan sedikit berandalan memakai kameja dengan dua kancing atas yang terbuka, jangan lupakan tulang selangka yang terekspos cuma-cuma. Tapi kali ini? Renjun terlihat lebih imut.
“Aku akan mendekati si cupu itu, aku harus bersikap kalem sebelum aku membawanya ke atas ranjang.”
Kedua sahabatnya hanya bisa menggeleng mendengar ucapan Renjun. Mereka berdua sudah terbiasa dengan sikap si mungil yang seperti ini.
“Percuma saja kau bersikap kalem, si cupu itu sudah tau sifat aslimu dan aku yakin dia tidak mau berurusan denganmu.” ucap Jaemin.
“Dan jika kau ingin mendekatinya sepertinya akan sangat sulit karena dia selalu bersama Ryujin setiap saat.” lanjut Jeno.
“Hey, aku hanya ingin merasakan penisnya dan jika aku berhasil tidur dengannya aku akan segera menjauhinya.” ucap Renjun penuh keyakinan.
Jeno hanya mengangguk lalu segera menggandeng kedua sahabatnya itu.
“Oke-oke. Sekarang kita harus segera ke kampus, pagi ini kita punya kelas dan dosennya itu pak Kyungsoo.”
Mendengar ucapan Jeno, Renjun dan Jaemin langsung berlari kearah mobil. Ayolah, siapapun tau jika pak Kyungsoo itu sangat galak.
Renjun tidak ingin berurusan dengan dosen galak itu. Dia benar-benar kapok dan tidak ingin mendapat hukuman membersihkan seluruh toilet yang ada di fakultas bisnis hanya karena dia terlambat dua puluh menit dan tidak mendengarkannya saat dosen galak itu sedang memberikan materi.