Fake Nerd [30]

11K 900 133
                                        

Warning🔞

Target 100 koment!!!

Capai target aku lanjut!!

Deskripsi aku udh kasih peringatan ya di setiap chapter jga ada jdi jgn smpe cerita ini di report aws aja😤
..
..
..

Deskripsi aku udh kasih peringatan ya di setiap chapter jga ada jdi jgn smpe cerita ini di report aws aja😤

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

..
..
..

Haechan kebingungan dan tidak tau harus melakukan apa sekarang, Renjun nya diam saja sejak tadi. Saat ini mereka sudah berada di kamar tapi Renjun diam saja, bahkan dia sejak tadi tidak menatap wajah Haechan.

“Sayang, katakan apa terjadi sesuatu? Apa aku melakukan kesalahan?” tanya Haechan dengan lembut.

Renjun hanya menggelengkan kepalanya.

“Ayo lah Ren, katakan apa yang salah? Kalau kau diam seperti ini aku tidak tau apa yang harus aku lakukan.”

Renjun masih diam membuat Haechan kehilangan kesabaran nya. Haechan mungkin menyayangi Renjun tapi temperamen nya buruk dan dia orang yang kasar.

“Bangun dan katakan apa yang salah!” sentak Haechan dan langsung menarik Renjun yang sedang berbaring itu.

Renjun menatap Haechan dengan mata yang berkaca-kaca.

“Apa yang salah? Tidak bisakah kau mengatakannya, sayang?”

“Bajingan sialan!!”

Haechan terkejut saat Renjun mengumpat, ok ini bukan yang pertama kalinya tapi selama mereka bersama Renjun tidak pernah lagi mengumpat.

“Apa kau tidak tau perjuangan Ayahku membangun perusahaan nya hingga sebesar itu?”

Haechan langsung mengerti, Renjun marah karena mendengar pembicaraannya dengan Ayahnya tadi.

“Kenapa kau marah? Bukankah seharusnya kau senang?”

“Apa?”

“Pria yang kau sebut ayahmu itu sudah menelantarkan mu, dia tidak perduli padamu dan lebih memilih merawat anak dari selingkuhannya. Kau juga hampir di keluarkan dari kampus karena dia.”

Renjun speechless, dari mana Haechan tau semua ini? Renjun mencoba berpikir positif, mungkin Haechan tau ini dari artikel yang beredar di media sosial. Tapi, bisa saja Haechan sudah tau lebih dulu atau memang Haechan dalang dari semua artikel itu?

“Aku hanya memberinya hukuman kecil, kau seharusnya berterimakasih padaku.”

Renjun mendorong Haechan menjauh darinya lalu dia turun dari ranjang dan kini dia berdiri di hadapan Haechan.

FAKE NERD|| Hyuckren Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang