Deskripsi aku udh kasih peringatan ya di setiap chapter jga ada jdi jgn smpe cerita ini di report aws aja😤 .. .. ..
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
.. .. ..
SATU BULAN KEMUDIAN...
Haechan akhirnya pulang ke korea, sebelum pulang ke rumahnya dia menyempatkan waktunya pergi ke apartemennya untuk mengambil ponselnya. Setelah mengambil ponselnya Haechan langsung kembali ke taksi yang dia naiki tadi. Haechan menghidupkan ponselnya, dia membuka pesan yang tidak sempat dia buka sebelum dia pergi.
Ibu❤
Haechan kau dimana?
Ayo sayang kembali ke rumah sakit, Renjun sekarat dan sekarang dia sedang di operasi.
Haechan?
Kenapa kau pergi ke Italy tanpa mengatakan pada Ibu? Kenapa kau pergi meninggalkan Renjun? Ayo kembali sayang, Renjun membutuhkan mu.
Lia
Oppa?
Kenapa kau sangat egois? Kenapa kau pergi begitu saja?
Kenapa tidak mendengarkan alasan Renjun oppa dulu?
Dia yang paling terluka atas semua ini.
Jaemin.
Aku tau kau selalu membantuku, tapi tolong jangan bersikap seperti bajingan Haechan. Saat ini Renjun sedang berjuang antara hidup dan mati, dia membutuhkanmu. Kau bilang kau sangat mencintai nya tapi kenapa kau bersikap jahat seperti ini? Aku mengesal telah membantu bajingan sepertimu!
Tangan Haechan bergetar setelah selesai membaca semua pesan-pesan itu, dadanya terasa sangat sesak dan hatinya terasa sangat sakit.
Apa yang sudah dia lakukan?
Bagaimana jika Renjun tidak selamat karena keegoisan nya? Apa dia sudah memberikan hukuman yang sangat kejam pada Renjun?
Setelah taksi itu berhenti di depan rumahnya, Haechan langsung turun tak lupa dia membayar taksi itu. Haechan berlari masuk ke dalam rumahnya, dia langsung berhenti berlari saat melihat Ayah dan Ibunya sedang makan siang.
"Ibu..." Haechan tidak dapat melanjutkan ucapannya karena sang Ayah langsung berdiri dan memukulnya.
Ayahnya memukulnya berulang kali membuat Ibunya menangis, dia ingin menolong Haechan tapi Haechan pantas mendapatkan itu.
"Apa ini yang aku ajarkan padamu?! Kenapa kau menjadi bajingan seperti ini?! Kau menghamilinya dan saat dia keguguran kau justru lebih memilih pergi ke italy!!"