Chapter 31

852 58 3
                                        

HAI HAIII SEMUAAAA!!!!
BAGAIMANA KABAR KALIAN????
Semoga sehat selalu kaliann!

CERITAKAN KELUH KESAHMU DISINI❤️
jangan lupa bersemangat untuk hari ini⊂((・▽・))⊃

TERIMAKASIH UNTUK YANG SUDAH MEMBUANG WAKTU KALIAN MEMBACA CERITA AMBURADUL INI🥰

JANGAN LUPA UNTUK MEMBERI VOTE DAN MEMBERI KRITIK, SARAN MAUPUN PUJIAN!

FOLLOW SOSMED AUTHOR JANGAN LUPA!!!😝

Ig: wp.nanassss0
Tiktok: nanassss0
Tw: nanassss0

Jika kalian peminat AU Kalian bisa baca AU Devian Arsenio di TWITTER AKU YAAA!!!!🌻 JANGAN LUPA MAMPIRRR



WARNING⚠️
* Koreksi jika ada typo!
* Maaf jika ada ketidak sambungan dalam bacaan (usahakan untuk menandai bagian yang tidak sesuai agar nanass segera merevisi ke yang lebih baik!!)



HAPPY READING 🌻

(✯ᴗ✯)

Sinar mentari telah menampakkan dirinya. Burung berkicauan menyambut datangnya mentari. Para ibu-ibu rumah tangga menggerombol untuk membeli sayuran yang akan mereka masakkan kepada anak dan suami tercintanya. Para bapak-bapak pun banyak yang tengah bersiap untuk berangkat bekerja. Sedangkan sang anak bersiap diri untuk bersekolah.

Di Minggu pagi yang cerah ini. Dikediaman Maheswari, tengah ramai dengan candaan dan tawa. Keluarga Maheswari tengah diselimuti kebahagiaan oleh datangnya malaikat kecil.

"Ya ampun Farez kamu lucu banget." Ujar Alisha dengan mengecup pipi gembul ponakannya itu. 'Al Farez Geovano Adipta Maheswari' nama anak laki-laki Maira dan Azka itu. Sangat panjang bukan, karena anak itu memakai dua marga sekaligus dalam satu nama. Dua marga yang terkenal dengan kesuksesan dalam bidang bisnis itu. Ck, memang anak holkay sejak dini.

Dikediaman Maheswari tak hanya keluarga Alisha saja, namun ada keluarga Ryan alias keluarga Permana yang berkumpul disana, dan untuk keluarga Azka, mereka telah pulang pagi buta tadi. Entahlah apa alasannya.

Alisha, gadis itu sepertinya sudah lelah dengan tingkahnya. Kini gadis itu sudah duduk anteng di sofa bersama Ryan dan kedua abangnya.

Ting

Gadis itu yang tadinya fokus akan menonton televisi, kini tak lagi fokus pada televisi. Gadis itu melihat layar ponselnya. Pesan dari sang kekasih.

Nio💟
Online

Sayanggg, aku kesana yaaaa🥺
Aku kangen kamuuuuu
Dari kemarin kita gak ketemu disekolah 🥺

Iya sini sini.

Alisha memang sedari kemarin tidak masuk sekolah. Pihak sekolah juga mengerti akan keadaan Alisha. Menurut berita yang beredar waktu itu, Alisha telah diculik dan sudah ditemukan. Pihak sekolah memberi waktu untuk Alisha, karena pihak sekolah berfikir jika gadis itu mungkin masih trauma akan kejadian yang menimpanya. Ah, dugaannya sungguh salah. Gadis itu sama sekali tak ads rasa trauma. Rasa ingin membunuh sang penculik yang ada. Sampai-sampai sang pelaku penculikan telah dilenyapkan olehnya.

Tentang dimana gadis itu bergabung dengan 'black butterfly' gadis itu belum menceritakan kepada keluarganya. Gadis itu menunggu sang opa yang menceritakannya. Lagi pula petang nanti opa dan omanya akan mengunjunginya. Dan untuk anggota inti rajawali yang mengetahui itu, apalagi Ryan. Mereka diancam oleh Alisha untuk tidak membocorkan kepada siapapun, agar semua orang tak menjadi takut padanya. Namun untuk Ryan, tak semudah yang ia bayangkan mengancam lelaki itu, Alisha harus rela mengeluarkan beberapa uang untuk menyogok Ryan agar tidak membocorkannya. Ck, memang agak-agak sepupu Alisha itu.

He Returns[END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang