Hi welcome to my story
Sorry if the story is not what you imagined
Don't forget to vote and comment💟
*Koreksi jika ada typo!
*Maaf jika ada kesalahan/ketidak sambungan dari bacaan
Happy reading 🌻
ಠᴥಠ
Malam yang begitu tenang mengiringi keindahan suasana rumah di malam hari , sayup - sayup terdengar suara jangkrik memecah keheningan malam sesekali suara burung malam terbang penuh harapan Udara terasa dingin menyegarkan .
Langit terlihat cerah dihiasi bintang-bintang yang bertebaran gagah menemaninya raja malam yang bersinar terang menebar cahaya berkilauan . Nyamuk juga tidak mau kalah, terbang kesana kemari berhamburan mencari hamparan kulit untuk mengobati kehausan.
Jiwa - jiwa yang kelelahan terlelap dalam tidur malam. Sementara ditengah kesunyian malam terdapat seorang lelaki yang sedang duduk di balkon kamarnya, dengan ditemani secangkir kopi yang berada disampingnya.
Tangannya menggenggam erat ponsel yang berada ditangannya. Dilayar ponselnya tertera foto seorang gadis cantik sedang terduduk di bangku taman. Foto yang ia ambil secara diam-diam.
Perasaannya kini terasa berkecamuk. Mengingat gadis yang ia cintai ternyata sudah milik orang lain bahkan sahabatnya sendiri. Rasa ingin merebut itu muncul dalam dirinya.
"Gue gak akan biarin lo menang Dev."
Pyarr
Lelaki itu membanting gelas yang berisikan teh itu. Pecahan gelas berhamburan kemana-mana. Lelaki itu mengusap wajahnya kasar. Nafasnya memburu naik turun.
"Den Rafa ngapain?" Tanya seorang pembantu yang berdiri diambang pintu kamarnya dengan wajah kagetnya melihat banyak serpihan gelas dilantai.
"Gak apa-apa bi, biar Rafa yang bersihin." Lelaki itu tersenyum kearah sang pembantu.
"Bibi balik aja ke dapur." Pembantu itu mengangguk dan segera pergi meninggalkannya seperti tau jika sang anak majikannya sedang dilanda masalah.
Lelaki itu membersihkan serpihan gelas itu. Tak sengaja tangannya tergores serpihan gelas itu membuat darah mengalir ditangannya. Ia meringis pelan melihat darahnya. Ia tersenyum, entahlah apa yang ia pikirkan.
***
Sinar mentari pagi itu menerobos jendela kamar seorang gadis cantik dan jatuh tepat di atas kelopak matanya. Tak membuat dirinya terbangun dari tidurnya. Terlihat ia meringkuk dibalik selimut yang menutupi tubuhnya.
Bunyi ketukan pintu yang terdengar didepan kamarnya. Ia perlahan membuka matanya. Ia berjalan dengan langkah gontai membuka pintu kamarnya. Dengan mata setengah tertutup, ia melihat seorang lelaki tampan tersenyum kearah nya. Membuat mata gadis itu membelak melihatnya.
"Asya cantik gak sekolah?" Tanyanya dengan tatapan manis miliknya.
"Kamu ngapain disini?" Gadis itu malah bertanya balik kepada lelaki itu. Lelaki itu menunjukkan jam tangan yang berada ditangannya. Jam menunjukkan pukul 06.30 yang berarti gadis itu terlambat bangun.
KAMU SEDANG MEMBACA
He Returns[END]
Teen Fiction•follow sebelum membaca• - - - Dua remaja yang dipaksa menerima perjodohan hanya karena itu adalah sebuah janji konyol kedua kakek mereka ketika waktu muda. Alisha Asyandra Maheswari. Gadis yang masih mencintai masalalunya itu dipaksa untuk menerim...
![He Returns[END]](https://img.wattpad.com/cover/265556130-64-k302129.jpg)