•follow sebelum membaca•
-
-
-
Dua remaja yang dipaksa menerima perjodohan hanya karena itu adalah sebuah janji konyol kedua kakek mereka ketika waktu muda.
Alisha Asyandra Maheswari. Gadis yang masih mencintai masalalunya itu dipaksa untuk menerim...
*Koreksi jika ada typo! *Maaf bila ada ketidak sambungan dalam cerita!(harap memberi masukan kepada author agar cerita segera direvisi!)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
HAPPY READING SAYANG🌻
( ◜‿◝ )♡
Pagi yang cerah menyambut dengan udara segar disertai matahari yang menyinari setengah belahan dunia. Suara hiruk pikuk kota yang sangat ramai membuat suasana semakin indah di pagi yang cerah ini.
Padatnya penduduk yang rata-rata memiliki aktifitas di pagi hari membuat jalanan kota Jakarta macet. Gedung pencakar langit yang sangat tinggi tampak mengkilau diterpa cahaya matahari pagi.
Kicauan burung saling bersautan menyambut indahnya hari ini. Bagai semangat baru dengan menyanyikan ceria pembawa kebahagiaan.
Disebuah ruangan bernuansa abu-abu itu, seorang gadis masih meringkuk di balik selimut hangat nya itu. Yang berusaha dibangunkan oleh seorang wanita yang begitu cantik.
"Alisha, bangun nak, udah siang nih." Ibu gadis itu terus saja mengacaukan mimpi indah gadis itu. Gadis itu mulai terusik dari tidurnya. Mata indahnya itu mulai terbuka, menyeimbangkan cahaya yang masuk mengenai wajah cantiknya.
Ya, Alisha telah pulang malam tadi dengan selamat. Devian lah yang mengantarkan Alisha pulang, meskipun gadis itu awalnya menolak keras, namun dengan paksaan Devian gadis itu akhirnya mau untuk diantar pulang olehnya. Orang tua Alisha dan juga Devian pun sangat lega melihat putra putrinya telah pulang dengan selamat.
"Ihh mamah, masih ngantuk tau." ujar gadis itu.
Plak
"Devian nunggu dibawah tuh!" Tamparan mulus dari mamah Adel mendarat tepat sasaran dipantat bohay milik Alisha. Gadis itu mulai bangkit dari tidurnya, berjalan sempoyongan turun dari tangga. Dengan keadaan setengah sadar gadis itu terus berjalan. Hingga akhirnya gadis itu menyadari kehadiran Devian yang sedng duduk manis di sofa ruang keluarga sambil memakan makanan yang dihidangkan oleh mamah Adel.
"ANJING LO NGAPAIN DI SINI!" Devian yang sedang asik makan pun tersedak dikarenakan teriakan menggema milik Alisha. Gadis itu segera berlari menaiki tangga dan berpapasan dengan Mamah Adel yang baru saja akan berjalan menuruni tangga.