Taehyung masuk membawa camilan untuk mereka bertiga, kini 4 manusia itu mulai menikmati makan malam mereka. Dengan jimin yang memasak juga menyiapkan cake anggur entah untuk apa.
"Kenapa ada cake?" Tanya hoseok.
"Karena hari ini aku mau merayakan kau yang mendapat pekerjaan, jadi ayo tiup lilin dan potong cake nya!" Ucap jimin tersenyum lebar.
"Wah kau memang sahabat baik ku jim, tidak seperti taehyung yang selalu merepotkan ku." Hoseok bahagia sekali.
"Mana ada aku tidak pernah merepotkan mu tau! Baiklah minggu depan kau harus datang ke apartemen ku untuk merayakan ini." Ujar taehyung tak terima.
"Sudah, sudah, ayo kita makan ayah sudah lapar." Keluhnya.
"Iya juga sih."
Dan akhirnya mereka makan malam dengan seru dan ramai, sesekali hoseok menggoda jimin menanyakan kabar kencan nya dengan soobin.
Pukul 9 malam ayah park memilih untuk tidur, sedangkan hoseok mengajak taehyung dan juga jimin ke kedai dekat sini untuk minum.
"Ayo ronde kedua!" Hoseok menggandeng teman nya.
Jimin sebenarnya sudah mengantuk dan ingin menelpon soobin, tapi karena hoseok yang mengajak mau tak mau dia harus ikut. Sedangkan taehyung hanya menjawab iya-iya saja, dia senang bisa keluar bersama hoseok karena sudah lama tidak bertemu sahabatnya ini.
Sampailah ketiganya di tenda merah yang berisi makanan serta alkohol, mereka mulai memesan dan menikmati momen indah malam ini.
"Jimin apa kau bahagia bersama soobin?" Tanya hoseok.
"Tentu saja, ternyata dia pria yang menyenangkan dan bisa di ajak bercanda. Tidak seperti taehyung yang selalu menganggap semuanya serius!" Jimin melirik ada taehyung.
"Tidak tuh!" Sahutnya tak terima.
"Syukurlah aku senang mendengar nya." Senyum hoseok.
"Lantas bagaimana dengan hubungan kita? Aku juga ingin berkencan seperti jimin." Taehyung menatap hoseok.
"Hey sejak kapan kau pindah haluan hah? Padahal dulu kau bilang cinta mati pada jimin." Tawa hoseok.
"Ya itu dulu, lagi pula sekarang dia sudah punya kekasih. Jadi jung hoseok mau kau berkencan dengan ku?" Tanya taehyung dengan serius.
Jimin yang sedang makan ayam goreng pun berhenti menatap taehyung tak percaya, apa benar sahabatnya ini menyukai hoseok tapi sejak kapan?
"Jangan bercanda, makan ini!" Hoseok hendak menyuapi taehyung.
Tapi tangan nya di hentikan dan taehyung menggeleng lalu kembali berkata.
"Semenjak aku pulang kemari, aku baru sadar jika aku mencintaimu. Kau boleh menolak atau menerima ku karena kau pasti berpikir aku cowok yang gampang move on." Ujar taehyung.
"Hah? Kau yang benar saja!" Shock jimin.
"Taehyung maafkan aku, terima kasih sudah mencintaiku tapi aku tidak bisa menerima mu. Aku menganggap mu sahabatku dan tidak lebih, lagi pun kau keduluan oleh seseorang." Jawab hoseok dengan sedikit tak enak.
"Siapa?!" Jimin lebih shock mendengar itu.
"Siapa hoseok?? Katakan cepat aku ingin tau!" Mata taehyung melotot kaget.
"Ya kalian sih mengenal nya, dia sudah tiga kali mengajak ku berkencan. Dan baru-baru ini aku bertemu keluarga nya mereka bahkan setuju aku menikah dengan nya, sungguh aku malu dan gugup saat bertatap muka dengan mereka." Hoseok membayangkan keluarga yoongi.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Daddy(END)
Actionguys aku bawa om ganteng nih ada yang mau jadi baby nya ga? seorang om-om yang lagi kesepian dan butuh seseorang, ga om-om sih lebih kaya pria tampan namun tanpa pasangan. so dia adalah pengusaha restoran terkenal di korea selatan, umurnya memang su...
