1

2.1K 107 1
                                        

Seorang gadis SMA dengan rambut tergerai sepunggung sedang menunggu sebuah bus untuk pergi ke sekolah, karena bosan bus yang ia nanti tak kunjung datang. Ia terus saja mengetuk-ngetukan sepatunya kejalan dekat halte.

"Ah kenapa tak datang juga!" ujarnya kesal

Ia kemudian melihat jam nya, yang menunjukan jam 06.30

"Aih! Ayolah nanti aku bisa terlambat!" ujarnya cemas karena bus yang tak datang.

Akhirnya setelah beberapa menit sang bus pun akhirnya datang, si gadis itu pun tanpa aba-aba langsung berlari masuk bus. Berjubel dengan beberapa orang yang berebut masuk bus itu.

"Ah gomenasai! Hountoni gomenasai" -Ah maaf maafkan aku

Ujar sang gadis itu sambil berusaha mencari tempat duduk di bus yang masih ada

"Ah tidak ada tempat duduk, yasudahlah berdiri saja. Ini adalah bus yang kutemukan setelah sekian lama menunggu" keluh gadis yang bernama Miki Honoka, atau Miki.

Ia pun berusaha memegang tali yang menggantung di bus itu agar tak jatuh, dan tiba-tiba saja bus nge rem mendadak.

BUK!

Tak sengaja wajah Miki menubruk dada seorang pria ah ia merasa malu sekali.

"Kau baik-baik saja?" ujar pria itu

"Ah ya. Arigatou" ujarnya malu sambil menundukan kepalanya berulang kali.

Miki pun dengan takut-takut menatap wajah pria yang ia tubruk, ah ia merasa malu sekali karena kejadian tadi.

Seketika wajah Miki membeku, dan ia tak bisa mengalihkan padanggannya dari pemandangan yang didepannya. Pria yang ia tabrak itu seolah mengunci tatapannya dengan erat, wajah yang putih bersih, mata yang gelap dan sorot matanya yang teduh dan terasa menenangkan, hidungnya yang mancung dan rambutnya yang hitam itu sukses membuat Miki tak beranjak sedikitpun.

'Bahkan ia lebih tampan dari artis yang kuidolakan' ujar Miki dalam hati

DEGDEGDEGDEG

Jantung Miki berpacu dengan cepat, ia belum pernah melihat lelaki setampan itu selama hidup 17 tahun lamanya. Ini pertama kalinya jantungnya berdetak gila-gilaan bahkan saat menatap idolanya di suatu konser ia tak pernah seperti ini.

"Hey kau baik-baik saja nona?" tanyanya bingung melihat ekspresi Miki.

"Ah ya aku baik" ujar Miki masih menatap pria itu, sedangkan yang ditatap hanya menatap balik dengan pandangan bingung. Berpikir apakah gadis yang menubruknya tidak mengalami gangguan atau apapun.

"Sepertinya itu sekolahmu, kau harus segera turun" ujarnya datar tanpa ekspresi.

Miki yang akhirnya tersadar akan lamunannya tadi, buru-buru keluar dari bus. Dan berlari menuju sekolah.

Tak disangka Laki-laki itupun turun juga di sekolah tempat Miki belajar.

Pria itupun tersenyum kecil karena masih memikirkan apa yang baru saja terjadi

"Gadis yang aneh" ujarnya pelan, kemudian melangkahkan kakinya ke

SMA Tonan.










Candy KissTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang