pagi kembali hadir, sinar matahari pun mulai menyinari daerah itu. kecuali di daerah hutan aeglos. hutan misterius yang jarang sekali bisa di tembus oleh sinar matahari, pohonnya sangat lebat dan rimbun membuat sinar matahari tak bisa menembus hutan itu.
"gelap" gumam edrick melihat sekitar sembari berjalan pelan.
" hah??" luna yang berjalan dengan riang di samping edrick tak sengaja mendengar gumaman milik edrick menoleh dengan raut yang menunjukkan kebingungan.
edrick juga menoleh sebentar ke arah luna, tapi tidak lama dia kembali menatap lurus lagi.
luna cemberut,
"aisshh... ed tadi belbicala apa??" tanya luna dengan raut wajah menunjukkan kekesalan.
edrick mengelenggkan kepalanya tanpa menjawab pertayaan dari luna yang membuat luna semakin kesal di buatnya.
luna menggembungkan pipinya. dia juga berhenti berjalan dan tak lupa juga menyilangkan kedua tangannya pertanda jika dirinya kesal dengan edrick.
edrick menghela napas panjang. ia menoleh ke belakang dimana tepatnya luna berhenti.
" kenapa?" tanyanya tidak peka sekali.
luna menatap kesal edrick, "ishh.... tadi ed belbicala apa??" tanya luna lagi dengan ekspresi masih menunjukkan kekesalannya.
dengan rasa malas edrick menjawab, "gelap"
raut wajah luna sekarang menunjukkan raut kebingungan.
"gelap?? dimana yang gelap" tanya luna kebingungan.
mendengarkan pertanyaan dari luna membuat edrick juga bingung, mereka berdua sama sama bingung.
tapi kebingungan itu tidak bertahan lama karena tiba tiba bola mata luna membola setelah menatap ke atas.
edrick mengangkat alisnya heran, "ada apa?" tanya edrick dengan mimik wajah seperti biasanya.
"l-luna melihat ada bayangan yang telbangg, bayangan tadi punya cayyapp" jawab luna dengan ekspresi yang tak bisa di jelaskan.
edrick menatap luna dengan tatapan tak percaya, ia ingin tak percaya dengan perkataan luna tapi mengingat lagi bahwa ini di hutan terlarang yang membuat edrick mau tak mau harus percaya dengan luna.
luna sendiri kebingungan, bayangan tadi seperti bayangan manusia yang terbang sekilas di atas mereka.
ditengah kebingungan nya sendiri itu, tiba tiba edrick menggenggam tangan luna. luna yang kebingungan menatap polos edrick.
"ayo pergi" ajak edrick dengan raut wajah serius.
"pelgi kemana???"" tanya lugu luna.
edrick tak menjawab, ia melainkan berlari sembari mengandeng tangan luna.
luna yang merasa di tarik kebingungan, "kenapa kita halus bellali??"
"sttt, diamlah!!" celetuk edrick membuat luna cemberut.
Mereka berlari dengan Luna yang di gandeng Edrick. Tapi ada sesuatu yang Edrick dan Luna tidak ketahui, bahwa mereka sedang di awasi oleh seseorang.
Seseorang yang ada di kegelapan itu menatap tajam mereka memandang keduanya berlari menjauh. Setelah Edrick dan Luna hilang dari penglihatan nya, seseorang itu kemudian dikelilingi oleh asap hitam sebelum ia menghilang begitu saja.
⋇⋆✦⋆⋇
Edrick dan Luna berlari sekuat tenaga sampai mereka kehabisan tenaga, mereka berlari masuk lebih dalam ke hutan terlarang yang pastinya lebih menyeramkan dan juga gelap.
KAMU SEDANG MEMBACA
{BL} Little Luna Miracle ✓
Fantasymengisahkan tentang seorang gadis kecil yang berusia tujuh tahun bertransmigrasi ke dunia lain yang sangat aneh. di sana ada sihir keajaiban dan kasih sayang Warning !!! Sebelum baca ceritaku pahami dulu tagar nya!!!! Ini berita BXB, HOMO, GAY...
