chapter 51

4.6K 369 41
                                        

"Elemen cahaya sudah tak suci lagi" Gumam permaisuri tak percaya dengan kejadian yang di depannya ini.

Bukan hanya permaisuri yang terkejut disini. Kaisar, Duke Stewart, ketua akademi, Xavier bahkan orang tua dari isabelle terkejut.

"B-bagaimana bisa?? Bagaimana bisa!!! " Pekik ibu isabelle tak percaya.

Tidak, tidak. Bagaimana bisa tidak suci?? Selama ini sikap maupun perbuatan isabelle sangatlah baik. Putrinya tidak melakukan kejahatan apapun!!

"Apa mungkin?? –"

Isabelle bangkit kembali, dia tertawa seorang bak iblis.

"Semua sudah terbongkar" Sinis Luna kepada isabelle.

"DASAR ANAK IBLIS!! KAU SEHARUSNYA YANG DIKUCILKAN!! KAU SEHARUSNYA YANG TIDAK DISUKAI SEMUA ORANG!! KAU SEHARUSNYA DI BENCI BAHKAN DI BUNUH!! " Teriak Isabelle membuat semua orang mengangkat alisnya keheranan tapi tidak dengan Duke Stewart, Xavier dan Luna.

Mereka mematung di tempat.

"Ouh ya, aku lupa. Semua orang tidak tau ya?? Semua orang tidak tau jika kau anak iblis. KAU ANAK DARI SEORANG IBLIS!!!"

"Omong kosong apa yang dibicarakan oleh Isabelle?? " Ucap Sofie dengan tatapan aneh kepada Isabelle.

Ketiga juga menatap keheranan.

"Apa yang dibicarakan Isabelle?? Apakah dia sudah gila?? " Tanya permaisuri keheranan.

"Apa maksud Isabelle?? " Tanya seseorang juga yang menatap Isabelle penuh arti.

Di tengah semua orang menganggap bahwa itu adalah omong kosong yang aneh. Duke Stewart dan Xavier sendiri lagi lagi hanya bisa mematung di tempat.

"Apakah hari ini akan terungkapkan semuanya?? " Gumam pelan Duke Stewart bisa di dengar oleh Xavier.

Xavier mengelus perutnya, dia lalu mengepalkan tangannya.

"Sialan" Mata semerah darah Luna berkilau, mimik wajahnya tampak datar. Tanpa aba aba Luna berlari dengan kecepatan tinggi menyerang Isabelle bak seorang yang kerasukan.

Isabelle tersenyum angkuh, dia membalas serangan Luna.

"Semua akan terbongkar disini" Bisik Isabelle lalu mengeluarkan kekuatannya membuat Luna terjatuh.

"Sshh.. " Luna berdesis, dia mendongak ke arah Isabelle menatap dengan tatapan benci.

Isabelle lagi lagi tersenyum menyeringai.

"Ayo mulai" Ucap Isabelle dengan lantangnya.

Tidak lama setelah itu, awan bertambah semakin gelap, angin berhembus kencang, petir berbunyi kembali. Dari tengah lapangan terlihat sebuah asap hitam yang muncul.

Sebuah bola api berwarna biru tiba tiba muncul menyerang luna. Luna dalam keadaan belum siap, akhirnya dirinya hanya bisa menghindar dari serangan itu.

"AKHHH" Teriak Luna kesakitan karena bola api itu memiliki mana yang lebih besar sehingga terasa amat menyakitkan.

"LUNA–" pekik semua orang.

"Masih lemah ternyata" Ujar seseorang tiba tiba muncul.

Luna memaksa membuka matanya melihat ke arah orang itu dan betapa terkejutnya mendapati makhluk yang sangat mengerikan berada di stadion.

Makhluk itu mempunyai dua tanduk di kepalanya, wajah sangat tampan dan tubuhnya begitu kekar dengan otot yang membentuk sempurna. Tidak lupa dengan sayap hitam yang berada di punggung nya menjadi kan makhluk itu menakutkan dan mempesona secara bersamaan.

{BL} Little Luna Miracle ✓ Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang